Hilangkan Rasa Takut, Pelaku Pembunuhan Sempat Ngopi dan Merokok

by -
PERAGAKAN - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Desa Bangunsari, Kecamatan Pageruyung, yang dilakukan oleh menantunya sendiri, tersangka Ari Rusmawan peragakan 51 adegan.

KENDAL – Kasus pembunuhan ibu dan anak di Desa Bangunsari, Kecamatan Pageruyung, yang dilakukan oleh menantunya dilakukan reka ulang, Kamis (27/5/2021). Dalam rekontruksi ulang yang dilakukan Satreskrim Polres Kendal di lapangan tenis Mapolres, tersangka memperagakan sebanyak 51 adegan. Untuk korbanya dalam reka ulang kasus diperagakan oleh seorang anggota Polwan Polres Kendal.

Dari pantauan Radar, rekontruksi kasus itu terjadi bermula dari tersangka Ari Rusmawan yang datang ke rumah mertuanya Muhayanah dan menghabisinya dan juga kakak iparnya Catarina Sukaryati. Usai membunuh kedua korban, tersangka sempat membuat kopi sambil merokok di kamar untuk menghilangkan rasa takut.

Penuturan tersangka, awalnya datang ke rumah korban dengan tidak ada niatan untuk membunuh. Melainkan hanya ingin meminta maaf karena telah menggadaikan sepeda motor milik keponakannya untuk judi online. “Permintaan maaf tak diterima dan justru diminta untuk menceraikan istri. Hal itu membuat saya spontan naik pitam,” kata tersangka Ari Rusmawan.

Pada saat tersangka jengkel dan marah karena tak terima diminta menceraikan istrinya, sehingga membuatnya langsung membekap ibu mertuanya dan mendapati pisau dapur langsung menggorokkannya ke leher korban. Tak lama kemudian datang kakak iparnya Catarina Karyati. Mendapati kakak ipatnya yang ingin tahu ibunya tersebut membuat tersangka kembali kalap dan membekap kakak iparnya sambil mengambil pisau dapur dan digorokkan pada lehernya tiga kali.

“Selain itu juga saya tusuk dada sebelah kirinya. Kemudian kepala bagian jidat juga saya tusuk pakai pisau sampai bengkok,” ungkap Ari.