Mantan Kades Dituntut 5,5 Tahun Penjara

by
SIDANG DARING - Terdakwa mengikuti jalannya persidangan melalui daring di Rutan Klas II Batang, Senin (24/5/2021).

BATANG – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang menuntut terdakwa dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Agus Sugiarto selaku Kepala Desa Bismo, Kecamatan Blado Periode 2013-2019 pidana penjara selama 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan.

Selain pidana penjara, terdakwa juga dituntut denda sebesar Rp 200 juta serta uang pengganti sebesar Rp 740.758.834,178 (tujuh ratus empat puluh juta tujuh ratus lima puluh delapan ribu delapan ratus tiga puluh empat rupiah seratus tujuh puluh delapan sen).

Dengan ketentuan, jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lambat satu bulan setelah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka hartanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dan dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dipidana penjara selama 2 (dua) tahun 9 (sembilan) bulan.

Pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Agus Sugiarto tersebut dibacakan JPU Kejari Batang di Kantor Kejaksaan Negeri Batang, Senin (24/5/2021). Prosesi persidangan yang digelar secara daring itu diikuti oleh JPU dari Kantor Kejaksaan Negeri Batang, Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Semarang, sedangkan terdakwa berada di Rutan Klas II Batang. Hal tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam tuntutannya, JPU menyebutkan berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan menilai perbuatan terdakwa Agus Sugiarto telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Ayat (1), (2), (3) UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dakwaan Primair JPU.