Lima Kali Berturut-turut, Pemkab Batang Raih Predikat WTP dari BPK

by
Bupati Wihaji menerima hasil pemeriksaan laporan keuangan dari Kepala BPK RI Perwakilan Semarang. Istimewa

BATANG – Untuk kelima kalinya Pemkab Batang berhasil mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah. 

Prestasi WTP ini di Pemerintah Kabupaten Batang kini menjadi tradisi yang wajib di dapat setiap tahunnya. Pasalnya, LKPD dari Tahun Anggaran tahun  2016 hingga 2020 yang disajikan Pemkab Batang secara berturut – turut,  BPK RI memberikan predikat opini WTP. 

“Alhamdulillah,  prestasi ini tidak lepas dari hubungan yang baik antara legislatif, eksekutif, stakeholder dan masyarakat yang secara bersama ikut mengontrol dan mengawasinya pengelolaan keuangan Pemkab Batang,” ujar Bupati Batang, Wihaji, kemarin.

Bupati Wihaji menjaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, laporan keuangan Pemda dinilai sesuai dengan kaidah pengelolaan keuangan negara oleh BPK RI. 

“Saya dan pak Wabup merasa bersyukur atas raihan prestasi selama 4 tahun diberi amanah mempimpin Kabupaten Batang mampu mempertahankan prestasi dengan baik dengan bukti predikat WTP. Era keterbukaan sekarang ini, pertanggungjawaban laporan keuangan harus transparan dan akuntabel, sesuai regulasi dan konsistensi kepatuhan unit-unit internal Pemkab,” tandas Wihaji.

Untuk audit  BPK RI sendiri ada beberapa kriteria penilaian agar dapat meraih predikat WTP. Diantaranya kesesuaian dengan standar-standar pelaporan keuangan, kelengkapan pelaporan disertai bukti-bukti yang cukup. Selain itu juga kesesuaian dengan peraturan pemerintah atau regulasi yang ada, dan konsistensi kepatuhan unit-unit internal Pemkab. (don)