Mau Kabur, Pembunuh Ibu dan Anak Didor

oleh -
EKSPOS - Gelar perkara kasus pembunuhan, Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo saat menanyai tersangka Ari Rismawan yang dengan sadisnya tega membunuh mertua dan kakak iparnya.

“Saya mengaku salah dan meminta maaf. Namun permintaan maaf saya tidak diterima ibu mertua. Mertuanya marah dan meminta saya menceraikan Ragil Sustanti, istri saya dari anak korban Muhayanah,” terang Ari.

Atas ucapan itu, pelaku mengaku sakit hati kepada mertuanya dan mengambil pisau ditusukkan ke leher korban hingga bercucuran darah. Kepala korban pun dibenturkan ke lantai depan kamar mandi hingga meninggal.

“Jasad korban saya masukkan ke kamar mandi. Lalu datang kakak ipar. Takut terbongkar, saya akhirnya menghabisi kakak ipar yang melihat kejadian itu dengan menyayatkan pisau ke lehernya hingga korban jatuh mengerang kesakitan,” tandasnya.

Tak puas dengan itu, tersangka menusukkan pisau ke kepala korban lebih dari 3 kali dan mengambil tabung gas elpiji 3 kilogram dipukulkan ke kepala korban sebanyak 5 kali. Tersangka kembali menyeret jasad korban ke kamar mandi dan berniat untuk kabur.

“Mertua yang saya bunuh duluan. Kemudian kakak ipar datang dan juga saya bunuh. Sakit hati karena diminta mertua menceraikan istri saya,” timpalnya.

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP subsider 351 ayat (3) KUHP subsider 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman penjara 15 tahun. (lid)