Mau Kabur, Pembunuh Ibu dan Anak Didor

oleh -
EKSPOS - Gelar perkara kasus pembunuhan, Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo saat menanyai tersangka Ari Rismawan yang dengan sadisnya tega membunuh mertua dan kakak iparnya.

Usai melakukan pembunuhan, Ari Rismawan diketahui berupaya kabur dan menghilangkan jejak. Pelaku sempat berpindah-pindah ke tiga lokasi, yakni Wonosobo, Semarang dan terakhir di Indramayu.

Kepada polisi, tersangka Ari Rismawan alias AR mengakui perbuatan biadabnya yang dilakukan kepada mertua dan kakak iparnya tersebut lantaran sakit hati. Tersangka menceritakan, sebelum kasus pembunuhan yang membelitnya itu terjadi, pagi hari, ia mengajak ponakannya Timotius Jovank Valentino alias Jojo yang merupakan anak kedua korban Sukaryati ke Kaliwungu dengan dalih akan menagih hutang. Namun, tersangka justru pergi ke rumah temannya dan mengambil minuman beralkohol bersama ponakanya. Lantas, keduanya melanjutkan perjalanan ke hotel di Kecamatan Pageruyung untuk chek-in kamar.

“Habis chek-in, saya keluar pinjam motor ponakan. Motor itu saya gadaikan di Sukorejo sebesar Rp 9 juta. Uangnya untuk judi online,” aku tersangka Ari.

Mendapati uangnya habis untuk judi online, tersangka kembali ke hotel dan mengajak ponakannya mabuk-mabukan dengan minum minuman beralkohol sampai pukul 16.00 hingga ponakannya tertidur. Saat ponakanya tertidur, tersangka meminta temannya untuk mengantarkanya pergi ke rumah mertuanya untuk meminta maaf telah menggadaikan sepeda motor ponakannya.

Tiba di rumah korban, tersangka masuk melalui pintu belakang rumah dan sempat bertemu dengan kedua korban. Hingga akhirnya, korban Sukaryati keluar rumah untuk membeli bahan-bahan makanan di minimarket. Melihat ada peluang untuk meminta maaf, tersangka mengaku bersujud di hadapan mertuanya untuk meminta maaf karena telah menggadaikan sepeda motor milik cucunya.