Wali Kota Tekankan Kebijakan di Masa Pandemi

oleh -
BERI SAMBUTAN - Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid saat memberikan sambutan dalam apel hari pertama di Halaman Setda Pekalongan, Senin (17/5/2021).

KOTA – Wali Kota Pekalongan, A Arslan Djunaid mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait kebijakan-kebijakan di masa pandemi Covid-19 yang sudah ditetapkan. Pesan itu disampaikan Wali Kota saat memimpin apel luar biasa di Halaman Setda Kota Pekalongan, Senin (17/5/2021).

Beberapa kebijakan tersebut diantaranya imbauan larangan petasan, imbauan salat Idulfitri di rumah saja, peniadaan tradisi Lopis raksasa dan larangan penerbangan balon udara liar pada saat momentum Syawalan atau H+7 lebaran Idulfitri.

“Alhamdulillah ini pada hari pertama masuk kerja usai masa Lebaran Idulfitri, kami menekan kan kepada semua para ASN untuk kebijakan-kebijakan yang harus dilakukan di masa pandemi, termasuk menghadapi akhir Ramadhan kemarin dan masa libur Lebaran. Diantaranya beberapa kegiatan atau tradisi yang sudah dilakukan maupun rutin diadakan oleh masyarakat Kota Pekalongan,” tutur Aaf, sapaan akrab Wali Kota.

Aaf menyebutkan, kebijakan Salat Id pada Perayaan Idulfitri kemarin ada imbauan untuk tidak dilakukan di masjid maupun lapangan,dan dilaksanakan secara mandiri bersama keluarga di rumah masing-masing. Meski demikian, masih banyak warga yang melakukan hal tersebut. Menurutnya, hal itu tidak menjadi masalah bilamana tetap berpedoman pada protokol kesehatan secara ketat.

Selanjutnya, kebijakan larangan menyalakan petasan yang tidak boleh dilakukan selama Ramadan maupun momen Idulfitri 1442 Hijriyah. Namun, fakta di lapangan ternyata masih banyak warga yang menyalakan petasan usai Salat Id yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya.

“Padahal petasan ini sudah beberapa kali memakan korban meninggal dunia, tetapi itu tidak menjadikan warga jera dan lebih berhati-hati,” katanya.