Terkena Ledakan Petasan di Jalan Desa, Satu Orang Tewas dan Tiga Luka-luka

oleh -
Korban ledakan petasan di Kudus menjalani perawatan di rumah sakit. Jawapos

Ledakan petasan di Kudus, tepatnya di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang mengalami luka-luka, Rabu (12/5).

Korban luka telah dilarikan ke rumah sakit dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, di Kudus, membenarkan peristiwa tersebut yang terjadi di Desa Karangrowo pada Rabu, antara pukul 19.00-20.00 WIB dan mengakibatkan satu meninggal dan tiga luka-luka.

Dikutip dari Jawapos.com, peristiwa tersebut berawal ketika ada tiga pemuda menyulut petasan di jalan desa setempat.

Setelah terjadi ledakan, ketiga pemuda tersebut terkena letusan dengan suara yang keras dan asap yang tebal serta satu orang yang kebetulan lewat juga ikut menjadi korban.

Warga yang menuju lokasi kejadian, menemukan korban ledakan dalam kondisi tergeletak, satu orang di antaranya meninggal dan lainnya mengalami luka-luka. Kemudian mereka dilarikan ke Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus.

Ia berharap masyarakat tidak menyulut petasan, karena jelas melanggar aturan. Polres Kudus sebelumnya sudah mengamankan pengedar bahan untuk membuat petasan dari Kaliwungu dan Jekulo.

Direktur Utama RS Mardi Rahayu Pujianto membenarkan adanya empat korban ledakan petasan yang dirawat di RS Mardi Rahayu Kudus. Satu di antaranya meninggal dunia, karena mengalami luka cukup parah di bagian dada.

Salah satu korban meninggal dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 19.00 WIB dalam kondisi masih hidup, kemudian sekitar pukul 19.45 WIB meninggal dunia setelah tim medis berupaya memberikan pertolongan.

Sedangkan tiga korban lainnya, dua di antaranya mengalami luka parah patah tulang di bagian kaki dengan luka terbuka, sedangkan satu orang mengalami luka pada jari tangan.

Korban meninggal akibat ledakan petasan di Kudus yakni TM (19). Sedangkan korban luka yang menjalani perawatan berinisial KA (19), PR (19), dan MNA (16), semuanya warga Desa Karangrowo. (one/pojoksatu)