MUI Sesalkan Adanya Dugaan Peredaran Miras di Pantai Sigandu

by
KH Zainul Iroqi, Ketua MUI Batang

BATANG – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang KH.Zainul Iroqi menyesalkan adanya dugaan praktik penjualan miras di Pantai Sigandu.

“Jadi sebenarnya Pantai Sigandu itu kan tempat wisata ya, jadi tidak layak untuk dijadikan sebagai tempat untuk menjual maupun mengedarkan minuman keras disana,” katanya, usai menghadiri pemusnahan miras di Mapolres Batang, belum lama ini.

Menurut dia, kedai makanan dan minuman yang menyediakan minuman haram tersebut telah menodai tempat wisata yang menjadi salah satu icon yang selama ini dibanggakan oleh warga Batang.

“Ditempat wisata (Pantai Sigandu) itu kan banyak anak anak dan masyarakat umum. Maka itu sangat menggangu dan harus dibersihkan,” katanya.

Ditegaskan Zainul Iroqi, bahwa kasus (peredaran miras) di Kabupaten Batang jangan sampai terjadi.

“Baik tempat hiburan, tempat wisata jangan dinodai dengan penjualan minuman keras dan sebagainya,” terangnya.

MUI Kabupaten Batang, kata dia, tidak munutup kemungkinan akan mengeluarkan maklumat terkait merebaknya peredaran miras di tempat wisata.

“Nanti kita akan bekerjasama dengan pihak kepolisian, pemerintah agar menertibkan penjualan miras seperti itu ditempat tempat wisata. Karena di tempat wisata juga terdapat banyak anak anaknya,” katanya.

Dikatakan dia, bahwa seharusnya di sepanjang Pantai Sigandu Batang itu seharusnya hanya menyediakan makanan dan minuman biasa saja, jangan sampai ada peredaran miras. Karena tempat itu juga untuk hiburan anak anak.

“Harusnya aparat penegak hukum dapat menindak hal itu. Kalau memang sudah ada laporan dari masyarakat, nanti akan kita sampaikan kepada pihak APH agar segera melakukan pemeriksaan disana,” tukasnya. (red)