Sambut KITB, Bupati Minta OPD Bergerak Cepat

by
Ari Yudianto, Kepala Bapelitbang Batang

*Kajian Penataan Kawasan Penyangga Diprioritaskan

BATANG – Dengan status Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) harus berpacu dengan waktu. Seluruh stakeholder secara simultan mengupayakan percepatan agar kawasan industri yang digadang-gadang menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi regional dan nasional ini segera bisa beroperasi. Karena itu, Bupati Batang juga meminta jajaran OPD untuk bergerak cepat melakukan kajian-kajian yang dibutuhkan untuk penataan kawasan penyangga KITB agar bisa sama-sama bertumbuh.

“Ya status PSN ini memang membuat semua kejar-kejaran, fokusnya bagaimana semua melakukan percepatan agar KITB ini cepat selesai. Termasuk dalam aspek tata ruang yang juga harus dilakukan penyesuaian-penyesuaian,” kata Kepala Bapelitbang Kabupaten Batang, Ari Yudianto SH, Kamis (6/5/2021), di ruang kerjanya.

Menurut Ari, karena mendadak, maka pembangunan KITB sebetulnya tidak sesuai dengan Perda RTRW yang baru ditetapkan pada 2019 lalu. Namun karena revisi Perda RTRW jelas memakan waktu, maka upaya percepatannya adalah melalui Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (RKKPR) yang diterbitkan Kementerian ATR.

“Karena fokusnya kan memang bagaimana infrastruktur KITB bisa cepat selesai, Amdalnya segera selesai. Nah sekarang kan cut and fill sedang berjalan, infrastruktur, jalan primer dan sekunder juga sudah jalan, sekarang mulai sistem drainasenya. Bahkan yang mendesak lagi saat ini adalah bagaimana suplai air masuk, lalu akses dari pantura ke dalam kawasan. Jadi benar-benar kejar-kejaran, antara investor yang akan segera masuk, dan infrastruktur KITB yang harus segera siap,” terang Ari.

Karena mendadak itu pula, Pemkab Batang menurut Ari belum sempat menyiapkan wilayah penyangganya. Sementara untuk mempersiapkan penyangga juga dibutuhkan revisi RTRW untuk wilayah Gringsing, Banyuputih, Subah dan Tulis. “Apalagi untuk Tulis ini nanti terhimpit dua kawasan industri, KITB dan BIP (Batang Industrial Park). Belum lagi nanti ada pembangunan bendungan raksasa di Tulis,” ujarnya.