Duel Pakai Pedang, Satu Pria Tewas

by
AUTOPSI - Tim DVI Polda Jateng dibantu Dokkes dan Inafis Polres Pekalongan Kota bersiap melakukan autopsi terhadap jasad korban di RSUD Bendan, Minggu (9/5/2021).

**Keduanya Duel Pakai Pedang
**Diduga Berawal dari Selisih Paham

KOTA – Bak pendekar, dua pemuda duel dengan menggunakan pedang. Akibatnya, seorang pria bernama P alias Ayik (36), warga Sapuro Kebulen, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan (alamat KTP di Jl Kutilang I No 8, Kelurahan Kandang Panjang, Pekalongan Utara), tewas setelah terlibat perkelahian dengan temannya sendiri, Sabtu (8/5/2021) sekira pukul 23.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sumatra Gg 4, Kelurahan Sapuro Kebulen, Kecamatan Pekalongan Barat.

Korban mengalami luka tusuk senjata tajam jenis pedang di dada bagian kiri. Selain satu orang meninggal dunia, perkelahian tersebut juga mengakibatkan satu orang lainnya mengalami luka sobek di bagian kepala.

Sumber Radar Pekalongan di kepolisian menuturkan, peristiwa itu diduga berawal dari kesalahpahaman. Sebelumnya, korban terlibat selisih paham dengan seorang pemuda bernama RR (27), warga Kelurahan Podosugih, Kecamatan Pekalongan Barat, yang juga masih teman korban. Mereka lalu terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam jenis pedang.

Dalam perkelahian tersebut, Ayik mengalami luka tusuk di dada sebelah kiri hingga tembus ke paru-paru. Nyawanya tak tertolong meski sempat dilarikan ke RSUD Bendan Kota Pekalongan. Sementara lawannya, R, menderita luka sobek di bagian kepala. Dia pun sempat menjalani perawatan di RSUD Bendan.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto melalui Kasatreskrim AKP Achmad Sugeng membenarkan adanya kasus tersebut. Menurutnya, antara korban dengan pelaku sudah saling kenal. “Diduga kejadian tersebut berawal dari kesalahpahaman antara mereka,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela proses autopsi terhadap jasad korban di RSUD Bendan, Minggu (9/5/2021) siang.