Terjadi 13 Kasus Curanmor selama Ramadan

by
PENJELASAN - Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto didampingi Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid dan unsur forkopimda memberi penjelasan kepada wartawan usai Operasi Ketupat Candi 2021 di depan Mapolres Pekalongan Kota, Rabu (5/5/2021).

KOTA – Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan akan potensi meningkatnya kriminalitas terutama kasus pencurian sepeda motor (curanmor) selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah.

“Marak tindak kejahatan terutama curanmor, sudah ada 13 kasus yang kita tangani,” ungkap Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto, didampingi Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid dan perwakilan forkopimda, usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 di halaman Mapolres Pekalongan Kota, Rabu (5/5/2021).

Menurut Kapolres, jajarannya selaku aparat kepolisian akan berusaha segera mengungkap kasus tersebut. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan masyarakat dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif dan menekan tindak kejahatan terutama menjelang Idulfitri.

“Kita akan bekerja sama dengan masyarakat, informasi-informasi akan kita tampung. Kejadian-kejadian kriminalitas akan secepatnya kita ungkap,” imbuh Kapolres.

Sementara itu, Wali Kota Afzan Arslan Djunaid mengungkapkan, Operasi Ketupat Candi 2021 yang akan digelar jajaran kepolisian dibantu instansi terkait mulai 6-17 Mei 2021 akan dijalankan sesuai arahan Kapolri. Harapannya agar masyarakat aman, nyaman, serta terhindar dari bahaya Covid-19.

Khusus di Kota Pekalongan, Afzan mengungkapkan dilakukan pula berbagai upaya dan langkah antisipasi untuk mencegah adanya penerbangan balon udara, mencegah petasan, dan balap liar. (way)