Duh, Banyak Penyalahgunaan Obat Batuk di Tingkat Pelajar

by
Khrishna Anggara, Kepala BNNK Batang

BATANG – Badan Narkotika Nasional (BNKK) Batang menyebut banyak laporan terkait penyalahgunaan obat batuk di kalangan masyarakat, khususnya kelompok pelajar. Laporan tersebut menjelaskan banyak pelajar mengkonsumi obat tersebut secara berlebihan untuk mendapatkan sensasi nge-fly dan kecanduan obat tersebut.

“Kami banyak dapat laporan terkait hal ini ketika ada sosialisasi P4GN dari masyarakat. Meski bukan jenis psikotropika, penggunaan obat batuk yang tidak sesuai aturan dapat membahayakan. Selain itu, jika dibiarkan hal tersebut dapat menjadi gerbang awal penggunaan narkoba,” jelas Kepala BNNK Batang, Khrisna Anggara, saat diwawancarai pada Selasa (4/5/2021).

Konsumsi obat penenang dan obat batuk kemasan yang berlebihan yang dilakukan oleh para remaja dapat menimbulkan efek Narkotika, yang akan menjadi masalah dan perlu perhatian.

“Karena banyak dikonsumsi oleh kalangan pelajar, maka kegiatan P4GN menyasar para guru agar bisa meminmalisir penyalahgunaannya di lingkungan pelajar,” Pintanya.

Ia pun menambahkan, konsumsi obat penenang dan obat batuk kemasan yang berlebihan akan menjadi pintu masuk penggunaan jenis Narkoba yang lain.

“BNN sebenarnya fokus di Narkotikanya, tapi ini bisa menjadi pintu masuk Narkoba. Karena ujung – ujungnya juga ketergantungan, maka kami punya tanggung jawab moral untuk mengingatkan sebelum mencoba Narkoba jenis – jenis lain,” pungkasnya. (nov)