Takbir Keliling Dilarang

by
BERI KETERANGAN - Bupati Asip Kholbihi memberikan keterangan kepada wartawan usai apel gelar pasukan di halaman mapolres, kemarin.

Termasuk Open House Pejabat

Berdasarkan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri pemda tidak boleh mengadakan kegiatan halal bi halal dan acara-acara yang bersifat massal.

“Open house bagi pejabat tidak boleh. Biasanya di rumah dinas bupati, hari pertama itu ada open house tentu ini tidak kita adakan,” ujar Bupati Asip Kholbihi, kemarin.

Dikatakan, salat Ied tetap diperbolehkan, namun dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat. “Tapi kalau wilayahnya masuk PPKM apalagi zona merah tentu nanti dari tim kita terjunkan untuk memberikan advice kembali. Karena ini kan masih ada 10 hari lagi perkembangannya seperti apa,” kata Bupati.

Bupati juga mengaku prihatin dengan keadaan di lapangan. Pasar dan jalanan ramai dengan kerumunan orang, bahkan sebagian di antara warga tidak memakai masker.

“Di pasar ramai, di jalan-jalan sudah ramai. Banyak juga tidak bermasker. Kami mengimbau kepada masyarakat meminta dengan hormat ayo kita lindungi diri sendiri dan masyarakat lain. Kalau bepergian gunakan masker. Jangan longgar,” pesan Bupati.

Bupati menandaskan, pemkab akan terus berupaya agar penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pekalongan ini harus turun sesuai dengan yang diperintahkan Presiden Jokowi.

“Takbir keliling juga tidak ada. Kami tidak mentolerir adanya takbir keliling. Takbir terbatas di masjid dan dilakukan secara terbatas,” tandas dia.

Disinggung apakah wisata akan tetap buka, Bupati mengatakan, untuk wisata, terutama di Linggoasri dan kawasan Petungkriyono akan dipertimbangkan apakah akan buka dengan skala terbatas.

“Nanti akan kita rapatkan kembali sambil menunggu perkembangan,” katanya.