Kematian Akibat Corona Meningkat, Sebulan Ada 12 Kasus

by
TERUS BERTAMBAH - Kasus kematian akibat Covid-19 masih terus bertambah. Tim pemakaman memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19 di salah satu desa di Kecamatan Kajen, kemarin.

KAJEN – Meskipun tren Covid-19 di Kabupaten Pekalongan cenderung menurun, namun kasus kematian dalam sebulan terakhir justru meningkat. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo, Rabu (5/5/2021), menerangkan, tim pemakaman Covid-19 sudah memakamkan 12 jenazah selama bulan April 2021. Kematian terbanyak terjadi di Kecamatan Wonokerto.

“Untuk kendala Alhamdulillah tidak ada. Proses pemakaman berjalan lancar,” terang dia.

Untuk membantu meringankan beban tenaga kesehatan yang menangani Covid-19, Pemkab Pekalongan menyiapkan relawan untuk menangani pemakaman jenazah Covid-19. Tim pemakaman ini terdiri atas 12 orang. Personel tim ini bergantian dari unsur Dinas Perkim, BPBD, PMI, Tagana, MDMC, Bagana, Senkom, LPBINU, Elang Pendowo, Ubaloka, TNI, dan Polri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro, mengatakan, untuk kasus trennya justru menurun dibanding bulan sebelumnya. Namun, diakuinya, angka kematian mengalami peningkatan.

Disinggung faktor penyebab kematian, ia mengatakan rata-rata sudah ‘sepuh’ dan memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Wawan mengimbau semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. Satgas, kata dia, juga terus memantau para pemudik yang tiba di kampung halaman untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. (had)