THR Tak Dibayar, Lapor KSPSI!

by
MENGIMBAU - Bupati Wihaji mengimbau semua perusahaan di Batang untuk bisa membayarkan THR menjelang lebaran saat acaraa peringatan Hari Buruh Internasional di Rumdin Bupati, Sabtu (1/5/2021).

BATANG – Sekretaris KSPSI Kabupaten Batang, Sucipto Adi meminta perusahaan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) tepat waktu. Bagi karyawan yang merasa tidak mendapatkan hak THR sebagaimana mestinya, diharapkan segera melaporkan ke KSPSI.

Menurut Adi, dari hasil pantauannya, hingga awal Mei 2021, seluruh perusahaan tempat anggotanya bekerja masih berkomitmen memenuhi hak karyawan. “Ada yang sudah dibayar juga, tapi kalau ada apa-apa, segera lapor ke KSPSI Batang agar bisa ditindaklanjuti segera,” tuturnya, kemarin.

Ia mengatakan kondisi perusahaan di Batang sudah mulai pulih perlahan-lahan. Kondisi saat ini berbeda dengan awal pandemi tahun lalu. Namun, ia tidak menampik ada sejumlah perusahaan yang masih terdampak pandemi.

Bendahara KSPSI, Noorgianto menambahkan, sekitar 30 persen anggotanya belum bekerja secara normal. “Masih ada sedikit pengurangan jam kerja, khususnya yang bekerja di sektor tekstil dan garmen,” ujarnya. Ia menyebut, jumlah anggota KSPSI di Batang mencapai 6.000 lebih.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang, Suprapto menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan terkait THR. Ia menyatakan saat ini di batang ada 380-an perusahaan berskala kecil hingga besar dengan jumlah pekerja mencapai 27 ribuan. Pihaknya sudah menyurati ke seluruh perusahaan agar membayar THR tepat waktu.

Bupati Batang Wihaji juga meminta perusahaan untuk membayarkan hak karyawannya tepat waktu dan sesuai perundang-undangan. Kalaupun ada yang kesulitan segera dikomunikasikan. “Saya juga minta perusahaan membantu karyawannya di bulan ramadhan ini. Alhamdulilah banyak yang respon, ada yang membantu karyawannya uang, sembako hingga sepeda,” jelasnya. (fel)