Beredar Daging Impor India di Pasaran

by
DAGING IMPOR - Tim gabungan menemukan daging impor dari negara India saat sidak di Pasar Tradisional jelang lebaran 1442 Hijriyah

**Temuan Tim Gabungan

KAJEN – Meski negara India tengah dilanda Pandemi Covid-19, namun daging impor kerbau sejak ramadhan 1442 masuk ke wilayah Kabupaten Pekalongan dan sekitar. Daging impor tersebut beradar melalui Bulog untuk mengatasi lonjakan harga daging jelang lebaran 1442 mendatang.

Hal itu dibenarkan salah seorang pedagang daging di Pasar Tradisional Kesesi, Mba Nok, Senin (3/5/2021). Ia mengaku menjual daging impor dari India sejak Ramadan 1442 Hijriyah. Adapun harga daging dijual Rp 120 ribu kilogram untuk mengimbangi harga daging sapi lokal.

“Saya dapat kiriman tiga hari satu Ton, dan kebetulan di wilayah Kabupaten Pekalongan kami jadi agen, ” ungkapnya.
Diakui, daging impor tersebut awalnya adalah daging sapi, namun diketahui warga negara India tidak ada yang berani menyembelih sapi. Sementara yang tertera di kemasan dari bulog bufalo atau kerbau.

“Untuk satu kemasan seberat 20 kilogram, ” lanjutnya.

Data dihimpun, harga daging sapi di Pasaran memasuki bulan ramadan 1442 H mencapai Rp 120 ribu sampai 130 ribu perkilogram. Untuk harga daging Kambing Rp 150 ribu, padahal sebelumnya hanya Rp 120 ribu / kilogram. Sedangkan daging impor dalam bentuk kemasan frezer Rp 120 ribu per kilogram. Harga daging ayam Rp 42 ribu / kilogram dan harga telor Rp 22 ribu/ kilogram.