Ribuan Pemudik Datang

by
MUDIK - Jelang lebaran pemudik dari Jakarta terus bertambah meskipun ada larangan mudik oleh pemerintah.

**Pemkab Tak Bisa Menolak Pemudik

KAJEN – Ribuan warga Kota Santri bekerja diluar kota sudah tampak mudik Kabupaten Pekalongan. Adapun data tersebut akan terus meningkat sebelum diberlakukan larangan mudik mulai 6 Mei 2021 mendatang.
Data pemudik dipastikan terus bertambah ditengah pandemi Covid-19 ini, karena masih banyak warga perantauan yang ingin merayakan lebaran berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

“Data sampai pukul 15.00 wib per tanggal 28 April 2021 tercatat sudah ada 1.826 pemudik. Data ini cukup besar dan Pak Bupati berpesan yang penting ketika sampai di desa itu dibicarakan karena kita tak bisa menolak pemudik,” terang Pj Sekda Pemkab Pekalongan Bambang Irianto saat Rapat Lintas Sektoral di Aula Lt 1 Setda.

Diakui, berapapun jumlah pemudik yang akan masuk ke Kabupaten Pekalongan pada prinsipnya semua petugas melakukan berbagai persiapan. Sebab sebelum mudik telah dilaksanakan PPKM dan ada program jogo tonggo.

“Tingkat Kecamatan harus bergerak untuk melaksanakan program pertama adalah melalui PPKM. Prinsipnya kita lanjutkan program tersebut karena itu upaya kita bisa mencegah COVID-19,” lanjutnya.

Selama lebaran ini lanjut dia, sangat amat sangat tidak mungkin untuk menurunkan akantetapi minimal bisa mengendalikan tidak ada lonjakan yang luar biasa. Selain dari penahanan pemerintah daerah sampai desa tenaga penyuluh dari Kemenag juga harus berperan.

“Kita masih cukup prihatin tidak semua proses dijalankan di tingkat Desa. Terutama di tempat ibadah sudah berjalan sampai dengan tadi malam berarti hari ke-18 kemudian puncaknya nanti di Idul Fitri, untuk itu kami minta agar penyuluh agama dari Kemenag bisa ikut mensosialisaikan, ” imbuhnya. (Yon)