PCPM Kandeman Bagikan 1.000 Takjil Hingga Santuni Pelajar

by
BAGI TAKJIL - Puluhan pengurus PCPM Kandeman turun ke jalan untuk berbagi takjil di exit tol Kandeman, Jumat (30/4/2021).

*Sambut Milad Pemuda Muhammadiyah dan Hardiknas

BATANG – Momentum milad Pemuda Muhammadiyah ke-89 sekaligus Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati jajaran Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kecamatan Kandeman dengan aksi kepedulian, yakni berbagi takjil hingga menyantuni pelajar yatim. Kegiatan itu sekaligus untuk mengaktualisasikan nilai-nilai kepekaan sosial di bulan Ramadan.

Ketua Panitia Semarak Milad Pemuda Muhammadiyah dan Hardiknas, Windi Eko P menuturkan, untuk pembagian takjil, pihaknya menyalurkan total 1.000 paket. PCPM Kandeman bahkan mengerahkan 25 personel untuk membagikan takjil ke pengguna jalan yang dipusatkan di area exit tol Kandeman sejak pukul 16.30 sampai 17.30 WIB.

Sementara untuk kegiatan kedu, lanjut Windi, pihaknya menggelar acara buka puasa bersama anak yatim sekaligus menyerahkan santunan, Ahad (2/5/2021), di Masjid Nurrah Al Uraifij Desa Tegalsari, Kandeman. “Kebetulan milad Pemuda Muhammadiyah memang bertepatan dengan momentum Hardiknas, jadi santunan juga kita fokuskan kepada anak yatim yang berstatus pelajar. Mudah-mudahan hal kecil yang kami lakukan ini bisa dirasakan manfaatnyaa oleh masyarakat, terutamaa di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai,” terangnya didampingi sekretaris panitia, Noka.

Sementara Ketua PCPM Kandeman, Iman Mustofa menambahkan, milad Pemuda Muhammadiyah ke-89 tahun ini mengusung tema “Meneguhkan Pemuda Negarawan”. Menurutnya, tema ini berangkat dari keprihatinan situasi bangsa sekaligus berharap munculnya banyak negarawan di Indonesia.

“Negarawan adalah mereka yang telah selesai dengan dirinya, sehingga ide dan action-nya juga melampaui dirinya, berorientasi untuk bangsanya. Termasuk aksi berbagi yang kami lakukan ini juga semangatnya semata berfastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan, karena saudara kami di ormas kepemudaaan lainnya juga tentu sering melakukan aksi kepedulian yang sama. Kalau semua komponen bangsa bisa saling mengisi sesuai kapasitasnya, insya Allah negeri ini bisa segera bangkit daari keterpurukan ekonomi akibaat pandemi,” jelas Iman. (sef)