Demi Sekolah Sambil Bantu Orang Tua, Lulu Pilih Belajar di PKBM

by
UJIAN - Warga Belajar PKBM Cerdas Batang saat mengikuti ujian beberapa waktu lalu.

BATANG – Formal atau non formal yang penting tetap belajar, itulah yang diyakini Robiatu Lulu Syarifah (17), hingga memilih PKBM Cerdas sebagai tempatnya menimba ilmu. Tentunya ia sama seperti teman sebayanya yang mendamba pendidik formal. Siswa kelas 10 ini pun sempat bercita-cita untuk masuk SMKN 1 Batang.

Namun apa daya, ia lebih memilih untuk membantu kedua orang tuanya dengan bekerja di Pasar Batang sebagai pegawai toko pakaian. Bahkan sebelumnya ia juga pernah membantu ayahnya menjadi tukang parkir. Semua itu dijalaninya untuk membantu orang tuanya yang kesulitan ekonomi.

Meski harus mengubur mimpinya bersekolah di SMKN 1 Batang, ia tak berhenti untuk melanjutkan pendidikannya. Hingga akhirnya PKBM Cerdas menjadi alternatifnya agar bisa berbakti dan terus bisa menimba ilmu. Ia pun bisa membagi waktunya, pagi hingga sore di pasar, sementara malam digunakannya untuk belajar. Terlebih dengan biaya yanh terjangkau, ia bisa tetap meringankan beban orang tuanya tanpa berhenti menimba ilmu.

“Biasanya saya kerja mulai jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Kemudian kalau ada jadwal saya berangkat ke PKBM jam 8 malam. Namun karena pandemi,, sekarang sering pembelajaran daring. Intinya jangan jalani apa adanya syukuri karena orang kaya akan kalah dengan orang beruntung,” jelas alumni MTs Muhammadiyah Batang ini.

Kepala PKBM Cerdas Batang, Siwi Prasetyani menjelaskan, pihaknya mendukung warga belajarnya dari berbagai latar belakang. Menurutnya, meski lembaganya bersifat non formal namun juga masih punya kesempatan sama untuk melanjutkan pendidikan. Bahkan hingga melanjutkan ke pendidikan tinggi.

“Bahkan kami beberapa waktu lalu ada tiga anak kami yang melanjutkan kuliah. Memang banyak di antara anak didik kami yang berorientasi untuk mendapatkan ijazah saja. Tetapi ada banyak dari mereka juga yang benar-benar ingin belajar dan melanjutkan pendidikan. Sehingga kami tetap memberikan fasilitas dan kualitas pendidikan yang terbaik, sehingga lulusan kami meski dari lembaga non formal tetapi bisa setara dengan lembaga formal,” pungkasnya. (nov)