Tren Kebakaran Tinggi, Hidran Malah Tak Berfungsi

by
PENGECEKAN - Petugas Pemadam Kebakaran Kendal melakukan pengecekan sejumlah hydrant yang berada di kawasan perkantoran maupun pasar-pasar tradisional.

*Damkar Lakukan Pengecekan di Pasar dan Perkantoran

KENDAL – Memasuki musim kemarau, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kendal melakukan pengecekan sejumlah hydrant yang berada di kawasan perkantoran maupun pasar-pasar tradisional. Pengecekan dimulai dari hydrant yang berada di perkantoran Setda Kendal, baru-baru ini.

Kasi Operasional dan Pengendalian Kebakaran pada Satpolkar Kendal, Ria Listiana Sari mengatakan, ada 48 hydrant yang tersebar di pasar-pasar tradisional dan kawasan perkantoran Setda Kendal. Berdasarkan pengecekan tahun 2019 lalu banyak hydrant yang kondisinya tidak maksimal, bahkan tidak berfungsi sama sekali alias rusak. “Ini data di tahun 2019 lalu banyak hydrant yang rusak, dan mulai hari ini semua akan dicek kondisinya,” katanya, Minggu (2/5/2021).

Hasil pengecekan hydrant di kawasan Setda Kendal hanya dua hydrant yang kondisinya baik, yaitu Hydrant yang berada di depan Kantor Kesbangpol dan Bagian Protokol. Sedangkan hydrant yang berada di Gedung C kondisinya tidak berfungsi, bahkan kotak tempat peralatan tampak kosong. “Kotak ini harusnya ada peralatan seperti sekrup untuk membuka hydrant ketika akan digunakan, tapi kosong,” ungkapnya.

Cukup memprihatinkan kondisi hydrant yang berada di kawasan Pasar Kendal, karena dua unit hydrant yang ada tertutup lapak penjual. Padahal seharusnya, paling tidak dua meter dari hydrant harus kosong dari apapun, karena untuk memudahkan petugas ketika menjangkau hydrant.

“Hampir semua hydrant yang berada di area pasar selalu tertutup oleh lapak penjual, maka kami akan berkoordinasi dengan Dinas perdagangan supaya ada penertiban,” jelasnya.