Kesejahteraan Keluarga Korban KRI Nanggala 402 Ditanggung Negara

by
TAKZIAH - Wakil MPR RI, Arsul Sani menyampaikan bingkisan dan bantuan kepada keluarga ABK KRI Nanggala 402 di Desa Gebangkerep Kecamatan Sragi. Triyono

KAJEN – Kesejahteraan keluarga ABK KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan utara Bali sepenuhnya bakal ditanggung oleh pemerintah / negara. Untuk itu, supaya janji pemerintah terealisasi DPR RI Komisi III Bakal mengawal sampai tuntas terutama untuk biaya pendidikan putra putri prajurit TNI yang jadi korban kapal tenggelam.

Demikian dikatakan Wakil Ketua MPR-RI juga anggota Komisi III DPR RI dari Dapil X, H. Arsul Sani saat bertakziah rumah duka Sertu Kom Achmad Faizal, Desa Gebangkerep Kecamatan Sragi, Jumat (30/04/2021).

Menurutnya, dari 53 prajurit terbaik ada 2 asal Pekalongan dan Pemalang merupakan awak dari KRI Nanggala dinyatakan gugur dalam kejadian tersebut. Di antaranya Sertu Kom Achmad Faizal asal Desa Gebangkerep, Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan dan Letda Laut Rintoni, warga Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang.

Kemudian Pemerintah pusat kemudian berjanji untuk memperhatikan kehidupan keluarga korban yamg gugur, terutama kesejahteraan istri dan pendidikan anak-anaknya.

Dengan adanya janji tersebut maka tugas dari DPR RI yakni mengawal dengan cara memonitor atau mengawasi. Dalam hal ini, apakah janji dari pemerintah terhadap keluarga awal KRI Nanggal 4-2 yang gugur terealisasikan dengan baik atau tidak.

”Sebagai anggota DPR RI, kewajiban kami adalah untuk memonitor terkait janji pemerintah seperti itu,” terangnya.

Diakui, kalau memang ada halangan terkait janji pemerintah soal kesejahteraan keluarga korban KRI Nanggala, DPR RI harus diberitahu. Dalam hal ini, apakah problem yang kemudian menjadikan halangan guna merealisikan janji tersebut. Hal inilah fungsi pengawalan anggota DPR RI supaya keluarga korban benar-benar mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Kujungan tersebut sudah menjadi kesepakatan anggota MPR dan DPR RI bertakziah ke keluarga korban KRI Nanggala di daerah pemilihannya masing-masing. Oleh karena itu ketika sedang berada di Pekalongan, kesempatan itu digunakan untuk bertakziah ke rumah kedua awak KRI Naggala yang tenggelam di perairan utara Bali.

Adapun saat datang ke kediaman Ahmad Faizal di Kecamatan Sragi, anggota Komisi III DPR RI ini didampingi Kapolres Pekalongan, AKBP Darno dan Dandim Pekalongan, Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan. Kehadiran mereka disambut orang tua korban, Mujiono dan Tuliyah serta didampingi kakak dan adik korban yang juga merupakan anggota TNI.

Dalam kunjungan tersebut Arsul juga menjelaskan bahwa pemberian kesejahteraan dari pemerintah pusat bukan hanya dalam kejadian tenggelamnya kapal KRI Nanggala 402. Namun ada juga beberapa prajurit TNI maupun Polri yang gugur dalam menjalankan tugasnya seperti di Papua.

”Kemarin sudah ada penjelasan ada Asabri dan Untuk menindaklanjuti hal tersebut, maka kami akan mengundang Panglima TNI dan Mentri Pertahanan membahas soal kesejahteraan bagi prajurit yang gugur,”imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabar tragedi tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala 402 di Laut Bali ternyata membawa duka bagi warga Kota Santri. Pasalnya dari 53 ABK KRI Nanggala 402 salah satu anggota TNI AL merupakan warga Dukuh Santri Urip 02/06 Desa Gebangkerep, Kecamatan Sragi.

Adalah Sertu Kom Achmad Faizal (29) anak kedua pasangan Mujiono – Tuliyah berprofesi sebagai Tukang Kayu. Achmad Faizal diketahuu sudah mempunyai seorang istri dan 1 orang anak umur 1tahun 5 bulan.(yon)