Penumpang KMP Kali Bodri Wajib Kantongi Hasil Antigen

by
TUNJUKAN - Pemudik penumpang KMP Kali Bodri di Pelabuhan Kendal harus bisa menunjukkan surat hasil test swabantigen negatif dari virus corona.

KENDAL – Mudik di tengah pandemi Covid-19 dilarang oleh pemerintah. Langkah itu dilakukan untuk mewaspadai penyebaran wabah virus corona. Oleh karenanya, perlu dilakukan langkah pencegahan. Salah satunya bagi penumpang kapal wajib menunjukkan surat swab antigen atau PCR. Seperti di Pelabuhan Kendal, semua penumpang KMP Kali Bodri yang tiba dari Kalimantan dilakukan pemeriksaan oleh kantor kesehatan pelabuhan.

Pantauan Radar, KMP Kali Bodri jurusan Kendal-Kumai, Kamis (29/4/2021) pagi tiba di Pelabuhan Kendal. Seluruh penumpang satu persatu dilakukan cek suhu dan harus menunjukkan surat keterangan swab antigen dari daerah asal. Pengawasan ketat itu dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Pemeriksaan kesehatan penumpang itu untuk mencegah masuknya virus corona dari wilayah luar Jawa.

Kepala UPTD Pelabuhan Kendal, Andy Rahmat Yulianto mengatakan, untuk KMP Kali Bodri dari Kumai memba membawa 390 penumpang terdiri dari 347 orang dewasa, 4 balita dan 28 awak kendaraan. Sedangkan untuk kendaraan yang membawa barang ada 27 unit kendaraan truk. “Semua yang datang dicek suhu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan setiap orang harus menunjukkan surat keterangan swab antigen negatif virus corona,” katanya.

Sifyan, penumpang dari Kalimantan Tengah mau mudik ke Banjarnegara mengatakan, sesuai aturan pemerintah semua penumpang kapal haru melakukan rapid test antigen. “Ketika beli tiket sudah satu paket termasuk swab antigen sebesar Rp 1,1 juta per orang,” katanya.

Penumpang lainnya, Boga, penunmpang kapal dari Pangkalanbun hendak pulang ke Demak. Ia mengaku melanggar aturan tidak boleh mudik namun sudah beli tiket sebelum ada larangan mudik. “Sebenarnya dengan adanya persyaratan swab antigen membebani penumpang. Biayanya membengkak,” akunya.