Komentar Negatif, Warga Diciduk

by
DICIDUK - Pemilik akun Soefiy Woii yang merupakan Warga Desa Wonodadi, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang diciduk aparat Koramil Bandar akibat komentar negatif tragedi KRI Nanggala 402.

**Terkait Tragedi KRI Nanggala-402
**Bupati Wihaji Minta Maaf atas Ulah Warganya

BATANG – Tragedi tenggelamnya KRI Nanggala-402 meninggalkan duka cita bagi masyarakat Indonesia. Tetapi sepertinya tidak bagi pemilik akun Soefiy Woii yang justru memberikan komentar negatif terhadap musibah nasional tersebut.

Entah apa yang ada di benak Soefiy sehingga mengomentari sebuah unggahan terkait tragedi tenggelamnya KRI Nanggala -402 itu dengan nada nyinyir. Dia menuliskan hal yang tidak pantas kepada korban dan aparat TNI. “Mungkin itu adzab buat para TNI karena kan TNI suka makan duit haram (emoticon tertawa),” tulisnya disebuah unggahan facebook.

Tak ayal, akibat ulahnya tersebut, pemuda yang diketahui merupakan warga Desa Wonodadi, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang itu langsung diciduk oleh aparat Koramil Bandar.

“Iya benar, tadi malam diamankan di Koramil Bandar bersama anggota Posal, hanya sebentar mbak karena menunggu Posal perjalanan dari Batang,” terang Danramil 07/Bandar, Kapten Cpm Joko Wahyono saat dihubungi via ponsel, Kamis (29/4/2021).

Kapten Cpm Joko Wahyono mengatakan, saat ini pelaku sudah diserahkan ke Polres Batang untuk dilakukan penyidikan. “Setelah Danposal datang langsung yang bersangkutan diserahkan ke Polsek dan dibawa ke Polres,” pungkasnya.

BUPATI MINTA MAAF
Terkait penangkapan warganya, Bupati Batang Wihaji angkat bicara. Menurutnya hal tersebut memang kurang tepat untuk dilontarkan siapapun. Ia pun mengatakan, parajurit TNI merupakan patriot yang mengorbankan jiwa dan raganya untuk Bangsa, khususnya para prajurit yang gugur dalam musibah KRI Nanggala 402.