Razia Masker Digencarkan, Pelangar Dites Antigen

by
GENCARKAN RAZIA - Satpol PP Kendal bersama tim gabungan Penanganan Covid-19 Kendal mulai gencar lagi melakukan razia masker.

KENDAL – Satpol PP Kendal bersama tim gabungan Penanganan Covid-19 Kendal mulai gencar lagi melakukan razia masker. Razia untuk menegakkan hukum bagi warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes) di tempat keramaian, seperti alun-alun dan pasar.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kendal, Toni Ari Wibowo mengatakan, razia masker terus dilakukan di tempat-tempat keramaian. Bagi warga yang terkena razia tidak memakai masker diberi sanksi administrasi berupa denda maksimal Rp 200 ribu. “Sanksi denda masih diterapkan, tapi pelanggar tidak banyak, berarti kesadaran menerapkan prokes masih tinggi,” katanya, Rabu (28/4/2021)

Bagi yang terkena razia tidak memakai masker dilakukan tes swab antigen oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kendal. Jika hasilnya positif, maka akan diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri. “Semua yang kena razia dilakukan tes swab antigen, tapi sejauh ini tidak ditemukan yang positif,” ungkapnya.

Operasi lainnya juga dilakukan menjelang lebaran, seperti razia penyakit masyarakat, baik minuman keras maupun prostitusi. Demikian pula razia terhadap gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat tribun tranmas.
“Razia asusila juga, namun menunggu datanya valid dari laporan yang diterima,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengatakan, dalam pengamanan mudik lebaran juga ikut melakukan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan. Bagi pengguna jalan yang dijumpai di rest area maupun di tempat lain diminta untuk mematuhi protokol kesehatan. “Terkait larangan mudik Lebaran, untuk Kendal tidak termasuk daerah yang melakukan penyekatan, namun kami juga melakukan edukasi protokol kesehatan,” katanya.(lid)