Dua Tahun Mudik Dilarang, Pos Lantas jadi Kurang Terawat

by
KURANG TERAWAT - Salah satu pos lalu lintas di pertigaan Terminal Banyuputih

BATANG – Pemberlakuan kebijakan larangan mudik oleh pemerintah dalam rangka menekan laju Covid-19 ternyata menyisakan dampak yang tak kecil. Tidak hanya pelaku usaha yang tergoncang, sejumlah aset milik Satlantas Polres Batang, yakni pos-pos lalu lintas pun ikut terkenda dampaknya.

Pasalnya, pos jaga lalin yang biasanya digunakan untuk pengamanan saat mudik lebaran kini kondisi bangunannya tak terawat dan terbengkalai, bahkan bagian atap sudah roboh dan berubah fungsi.

Pos polisi yang biasa difungsikan untuk pengamanan mudik seperti di pertigaan terminal Banyuputih tersebut kini seperti rumah tua yang nyaris ambruk dan rusak, lantaran sudah dua kali mudik lebaran ini tidak lagi digunakan.

Terdapat 3 pos jaga satuan zebra yang berada di pertigaan Kutosari Kecamaan Gringsing, Pertigaan Banyuputih dan pos tanjakan Pucungkerep, Kecamatan Subah, saat ini tidak difungsikan lagi sebagaimana peruntukan, khususnya mendekati lebaran untuk pengamanan arus mudik.

Seperti yang diungkapkan salah seorang warga, Wanti, yang tengah berada di sekitar pos polisi pertigaan Banyuputih. Pos polisi yang biasa digunakan untuk pengamanan arus mudik tersebut kini tidak lagi digunakan, sehingga kondisinya rusak tak terawat dan terbengkalai.