Takut Tidak bisa Ereksi, Minat KB Pria Rendah

by
Supriyono, Kepala DP3AP2KB Batang

*DP3AP2KB Siapkan Reward untuk yang Vasektomi

BATANG – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, Supriyono menyatakan, peminat program Keluarga Berencana (KB) pria di Kabupaten Batang masih tergolong rendah.

“Dari anggapan pihak laki-laki ada kekhawatiran jika melakukan medis operasi pria (MOP) atau vasektomi, maka tidak akan bisa ereksi. Padahal anggapan itu tidak benar,” ujar Supriyono, kemarin.

Ia memastikan informasi itu tidak benar, karena seorang dari pegawainya sudah melakukan vasektomi. Supriyono memastikan tidak ada hal yang ditakutkan masyarakat soal vasektomi.

“Dan itu sudah dikaji dari sisi kesehatan hingga agama. Karena itu kami imbau, bagi pasangan yang istrinya tidak ber-KB, maka pihak laki-laki bisa melakukan KB pria,” ucapnya.

Kasi pelayanan KB, Himawan menyebutkan, sepanjang 2019 hanya ada satu pria yang menjalani vasektomi. Padahal, lanjut dia, saat itu ada reward Rp 750 ribu bagi pria yang melaksanakan MOP, namun peminatnya masih sedikit. “Lalu, pada 2021, kami dapat alokasi anggaran MOP untuk 15 orang dari BKKBN,” tuturnya.