Sejumlah Sekolah Belum Bisa Gelar PTM

by
VAKSIN GURU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal tengah mempersiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) lanjutan.

*Tunggu Vaksinasi Dosis Kedua

KENDAL – Sejumlah sekolah yang diusulkan belum bisa menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Karena tenaga pendidik dan kependidikannya baru menerima dosis pertama vaksin Covid-19. Saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal tengah berbenah mempersiapkan PTM lanjutan.

Kepala Disdikbud Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, sembari menunggu alokasi dosis kedua diberikan, pihaknya melanjutkan kembali PTM di SMPN 1 Weleri dan SMA sederajat yang telah ditunjuk mengikuti simulasi PTM pertama. “Khusus untuk SMPN 1 Weleri, diberikan kelonggaran dengan menambah jumlah siswa kelas VII sebanyak 53 anak ikut PTM,” katanya, Selasa (27/2/2021)

Diungkapkan, penambahan siswa itu melengkapi jumlah siswa SMPN 1 Weleri yang mengikuti PTM sebanyak 159 siswa dari semua rombel kelas. Dengan ketentuan, batas maksimalnya tidak lebih dari 180 siswa. “Pekan ini PTM diikuti kelas VII dan VIII secara bergantian (Shifting) dua kali sehari. Dua pekan yang lalu hanya kelas VIII dan IX ,” ungkapnya.

Dijelaskan, bahwa Disdikbud telah mengajukan 11 sekolahan yang direkomendasikan mengikuti PTM lanjutan, yakni enam di antaranya SD dan 5 SMP. Diharapkan vaksinasi bagi tenaga pendidik dosis kedua segera diberikan Dinas Kesehatan agar PTM bisa dioptimalkan kembali.

“Kita berharap dalam dua pekan bisa diberikan vaksin dosis ke dua. Prinsip dari Dinkes minta kalau sekolah bisa PTM ketika tenaga pendidiknya sudah divaksin dua kali,” terang Wahyu.

Ditambahkan, Disdikbud juga meminta semua yang terlibat pada PTM baik dari keluarga siswa, guru, dan siswa itu sendiri konsisten menjalankan prosedur pencegahan Covid-19. “Karena kita ingin bersiap menyongsong tahun ajaran baru,” pungkasnya. (lid)