Perusahaan Diminta Kirim Laporan Pelaksanaan THR

by
Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Slamet Hariyadi.

KOTA – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan telah mengirimkan surat edaran ke semua perusahaan terkait pelaksanaan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

“Kami sudah menerima surat edaran dari Kemenaker yang intinya bahwa THR harus dibayarkan sesuai dengan aturan. Kami sudah edarkan juga surat tersebut ke semua perusahaan di Kota Pekalongan. Kami mengingatkan agar pengusaha bisa melaksanakan aturan tersebut,” ungkap Kepala Dinperinaker, Slamet Hariyadi.

Dalam rangka pengawasan, Dinperinaker akan meminta seluruh perusahaan untuk mengirimkan laporan pelaksanaan THR di lingkungan masing-masing. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pengawasan dengan mendatangi beberapa perusahaan sebagai sampel.

“Untuk pengaduan, Dinperinaker juga membuka posko. Sehingga bagi pekerja yang dalam pembayaran THR-nya ada permasalahan bisa mengadukan ke kami. Kami akan upayakan untuk mediasi. Jika ditemui pelanggaran, penindakan menjadi kewenangan di Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi,” tambahnya.

Dijelaskan Slamet, ada beberapa poin penting dari surat edaran Menaker. Diantaranya terkait besaran THR yaitu minimal satu kali gaji bagi pekerja yang sudah bekerja selama satu tahun. Sedangkan pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun jumlahnya ditentukan secara proporsional.

Kemudian terkait waktu pembayaran, juga ditetapkan maksimal H-7 Idulfitri. Namun jika ada perusahaan yang kesulitan, masih diberikan kelonggaran pembayaran hingga H-1 Idulfitri.(nul)