Mediasi Deadlock, Pekerja Ancam Mogok

by

KOTA – Mediasi terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) di PT Tigadara antara pekerja yang diwakili PSP SPN dengan perwakilan manajemen berakhir tanpa kesepakatan. Menyikapi kondisi itu, pekerja mengancam akan melakukan mogok kerja.

Dalam Mediasi yang digelar di Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker), Senin (26/4/2021), tak ada titik temu karena masih ada jarak antara tuntutan dari pekerja dengan kesanggupan perusahaan teerkait besaran THR yang akan diberikan.

Ketua DPC SPN Kota Pekalongan, Alifan mengatakan, besaran THR di PT Tigadara memang berbeda dengan perusahaan lain. Di perusahaan tersebut, THR yang diberikan lebih dari satu kali gaji yakni mencapai 1,75 kali gaji. Namun tahun ini, perusahaan menyatakan bahwa hanya akan memberikan THR sebesar satu kali gaji.

“Dengan adanya masalah itu, kawan-kawan dari PSP SPN sudah melakukan bipartit dengan perwakilan perusahaan sebanyak tiga kali dan kemudian dilanjutkan dengan mediasi ini namun belum ada titik temu. Atas kondisi itu, kawan-kawan dari PSP SPN PT Tigadara berencana melakukan mogok kerja,” ungkapnya.

Alifan menyatakan, jika melihat ketentuan dalam Permenaker 6 Tahun 2016 besaran THR minimal satu kali gaji. Namun bagi perusahaan yang sudah memberikan THR di atas satu kali gaji maka harus tetap melaksanakan pembayaran sesuai dengan yang sudah diterapkan. Pihaknya meminta ada pembuktian dari perusahaan jika memang tidak sanggup membayarkan THR sesuai dengan yang biasa dilakukan. Pembuktian harus dilakukan dengan audit dari akuntan publik.