3 Tahun, Bangunan Candi Bisa Terlihat Utuh

by
DIHENTIKAN - Tim Pusat Arkeologi menghentikan semntara penggalian situs Boto Tumpang yang ditemukan di pemukiman Dusun Boto Tumpang, Desa Karangsari, Kecamatan Rowosari.

**Proses Ekskavasi Dihentikan Sementara

KENDAL – Proses ekskavasi atau penggalian Situs Candi Boto Tumpang yang ditemukan di pemukiman Dusun Boto Tumpang, Desa Karangsari, Kecamatan Rowosari, dihentikan sementara. Penggalian kembali akan dilakukan pada tahun 2022 pada sisi selatan. Kini oleh Tim Pusat Arkeologi situs Boto Tumpang tersebut ditutup menggunakan karung sak dan ditimbun tanah menggunakan hasil galian sebelumnya.

Diketahui, Situs Boto Tumpang telah diteliti selama 20 hari melalui proses ekskavasi. Teknik ini merupakan upaya pengumpulan data melalui penggalian tanah yang dilakukan secara sistematis guna menemukan tinggalan arkeologi.

Selanjutnya, hasil dari penelitian akan disimpulkan dengan hasil lab yang dilakukan oleh tim peneliti. Ketua Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Agustijanto Indradjaja mengatakan, penelitian pada tahun 2021 ini selama 20 hari, yakni pada sisi timur candi dengan mengambil beberapa sampel temuan setelah digali. Setelah itu, sampel yang dihasilkan dibawa untuk dilakukan pengkajian selama satu tahun. “Target 3 tahun sudah bisa terlihat utuh. Penggalian akan dilanjutkan pada tahun 2022 nanti,” katanya, kemarin.

Menurut anggota tim penelitian, Agus Tri Hastaryo, dalam penggalian di bangunan candi utama, baru seperempat dilakukan penggalian dan penelitian. Hasilnya sudah ditemukan dua sektor sektor candi dan sektor pagar yang diperkirakan rumah biksu dan pendopo. “Terkait situs boto tumpang, kami akan memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kendal,” katanya.

Selain itu juga akan direkomendasikan ke Balai Besar Perlindungan Cagar Budaya Jawa Tengah. “Secara umum sudah ditemukan dua sektor, yakni sektor candi dan sektor pendopo atau rumah biksu,” jelasnya.

Penutupan Situs Boto Tumpang dilakukan selama dua hari. Saat ini di sektor dua sudah dilakukan pengurugan. Sedangkan di sektor candi masih dilakukan gambar sket. “Setelah selesai, akan diurug kembali,” tandasnya. (lid)