Tak Hanya Santri, Ponpes Al-Inaaroh Ajak Masyarakat Ikuti Ngaji Online

by
NGAJI - Pengasuh Ponpes Al-Inaaroh, KH. Muhammad Luthfi saat mengkaji kitab dalam rutinan Ngaji Online Ponpes Al-Inaaroh Wonotunggal.

BATANG – Ramadan jadi momen untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Hal itu dijadikan Ponpes Al-Inaaroh Wonotunggal Batang menggelar pengajian rutinan online. Tak hanya santri di pondok, masyarakat pun bisa bergabung secara online melalui live Instagram @berandaalinaaroh setiap ba’da Subuh, pukul 05.30 WIB.

“Pandemi masih belum berakhir. Meski begitu, kita tidak boleh menjadikan pandemi sebagai alasan untuk berhenti berbuat baik. Oleh karenanya kami gelar pengajian secara online ini, dengan harapan bisa menjadi sarana dakwah, dan juga menyebarkan ilmu tak hanya secara langsung ke santri, tetapi juga bisa secara virtual kepada masyarakat umum,” jelas pengasuh Ponpes Al-Inaaroh, KH Muhammad Luthfi.

Pada ngaji online kali ini fokus mengkaji Kitab Majmu’atul Mawalid. Kitab ini merupakan gabungan dari dua kitab Sirah Nabi dan pujian kepada nabi yaitu maulid Ad-Diba’i yang ditulis oleh Syekh Abdurrahman Ad-Diba’i, dan kitab maulid Al-Barzanji yang ditulis oleh Syekh Ja’far Al-Barzanji, dan ada kitab Syaraful Anam yang ditulis oleh Syekh Syihabuddin Ahmad Al-Andalusy.

“Seluruh kitab di atas berisi tentang kisah-kisah perjalanan hidup nabi, silsilah, keluarga dan pujian-pujian atas baginda nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Diharapkan, pelajaran yang ada di kitab ini dapat memberikan wawasan bagi seluruh santri pondok pesantren Al-Inaaroh dan masyarakat tentang perjuangan Nabi. Sehingga turut menambahkan rasa cinta kita semua kepada Nabi Muhammad SAW. (nov)