Jangan Terlambat Respon KITB

by
Tofani Dwi Arieyanto, Ketua Komisi C DPRD Batang

BATANG – Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) diyakini akan memberikan dampak besar, termasuk bagi perekonomian Kabupaten Batang. Karena itu, masyarakat dan pemerintah daerah diminta menyiapkan segala skenario yang dibutuhkan agar KITB bisa sebesar-besarnya memberikan berkah bagi Kabupaten Batang.

“Kesigapan mengantisipasi dan mengelola segala potensi dampak KITB ini, termasuk menyangkut aspek positifnya, menjadi hal yang amat penting dan menentukan menyangkut apa yang bisa diperoleh Kabupaten Batang di masa depan. Kami meyakini, pemerintah daerah sudah memiliki segala perencanaan yang dibutuhkan, tetapi mungkin perlu percepatan,” ungkap Ketua Komisi C DPRD Batang, H Tofani Dwi Arieyanto SH, Rabu (21/4/2021).

Politisi PDI Perjuangan yang karib disapa Ari ini berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada satu aspek, tetapi sebisa mungkin semua peluang positif dari KITB perlu dikelola perencanaannya sejak saat ini.

“Misal soal peluang serapan tenaga kerja, ini tentu amat penting, karena bisa mendongkrak peningkatan pemerataan kesejahteraan masyarakat Batang. Tetapi di luar itu, jangan lupakan juga potensi pendapatan daerah yang bisa dirauk dari beroperasinya banyak perusahaan besar di KITB. Ini juga perlu dikawal bersama, karena akan sangat berdampak terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) kita,” jelas Ari.

Semakin tinggi PAD Batang, lanjut dia, maka ada dua dampak besar bagi masa depan Kabupaten Batang. Pertama, ruang fiskal APBD semakin longgar, sehingga pembiayaan pembangunan bisa semakin optimal. “Kedua, ini yang jauh lebih penting, kalau PAD kita besar, maka artinya sebagai daerah kita bisa semakin mandiri untuk membangun Batang dengan sumber keuangan yang ada, kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer daerah, baik DAU maupun DAK,” ujarnya. (sef)