Pembangunan Hotel dan Mall Belum Jelas

by
Subiyanto, Kepala Disperindagkop dan UMKM

*Tahapannya Masih Butuh Proses Panjang

BATANG – Hingga pertengahan bulan April 2021, rencana pembangunan mall dan hotel bintang empat di jantung Kota Batang belum menunjukkan kejelasan berarti. Padahal sebelumnya senter dikabarkan pembangunan akan dimulai pada April 2021 dan ditarget selesai pada tahun 2022 triwulan satu atau dua.

“Pembangunan mall dan hotel belum bisa dimulai pada April ini, karena persyaratannya saja belum bisa kami penuhi,” ujar Subiyanto, kemarin.

Subiyanto mengatakan, untuk merealisasikan pembangunan itu Pemkab Batang membutuhkan waktu yang cukup panjang, karena harus melewati beberapa proses yang rumit. “Amdal dan amdal lalin belum ada, kemudian DED. Penujukan Pak Bupati juga belum ada, kemudian pengguna barangnya siapa belum ada,” terangnya.

Menurutnya, saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait masih melakukan rapat internal untuk mengetahui persyaratan yang dibutuhkan dalam pengerjaan proyek senilai Rp 1 triliun ini, sesuai dengan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. “Kami juga masih harus memberitahu DPRD Batang, bahwa tanah seluas 5 hektar ini akan digunakan untuk pembangunan hotel dan mall nantinya,” jelasnya.

Dijelaskan juga oleh Subiyanto, bahwa nantinya pembangunan mall dan hotel itu akan dilelang, sehingga hingga saat ini pihaknya belum menemukan investor yang akan mengerjakannya. “Nah kalau mau dilelang kan juga harus menyediakan tim appraisal (penilai), nah itu kami juga belum ada anggarannya,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Suyono menyebutkan, bangunan mall dan hotel itu akan berdiri di atas areal lahan seluas 5 hektar, bersebelahan dengan kawasan Hutan Kota Rajawali (HKR), Batang Teras Pandawa dan gedung olahraga (GOR) Indoor, Kecamatan Batang.