Tahfidz Jadi Kurikulum Wajib

by
DOK - Kegiatan apel pagi siswa-siswi MTs Azzaky sebelum pandemi.

*MTs Azzaky Pekalongan

KOTA – MTs Azzaky Pekalongan mensuport penuh serta mengawal ketat program tahfidz yang menjadi salah satu program unggulan sekolah. Menurut Kepala MTs Azzaky, Muhlisin Lc kepada Radar Pekalongan, Senin (19/4/2021)menuturkan, bahwa program tahfidz yang dikelola oleh MTs Azzaky bukan hanya program pelengkap saja dalam sekolah, namun menjadi program yang diwajibkan bagi semua siswa bahkan masuk dalam kurikulum yang total pembelajarannya dalam satu Minggu sebanyak enam jam pelajaran.

“Karena di Kota Pekalongan ini, satu-satunya sekolah yang memiliki program tahfidz dan masuk dalam kurikulum hanya MTs Azzaky. Sekolah lain ada program tahfidz tapi bersifat ekstra, jadi siapa yang mau ikut silahkan jika yang tidak berminat juga tidak apa-apa. Tapi kalau di kita beda, semua siswa wajib mengikuti program tahfidz dan ada targetnya, itu yang menjadi ciri khas kami,” ungkap Muhlisin.

Keseriusan program tahfidz ini juga diwujudkan dari guru pengampu yang mumpuni, tak hanya itu kemaksimalan guru pun diperhitungkan dalam mengampu siswa, sehingga tidak ada guru yang memiliki kelas terlalu besar atau sebaliknya.

“Guru tahfidz kita ada 6, nah 1 kelas ada 2 guru tahfidz yang menghandle dan perkelas ada sekitar 25 siswa. Guru-guru tahfid kita juga mereka mumpuni, artinya mereka adalah hafidz dan Hafidzah bahkan ada juga yang hafidz dan hafidzah namun juga memiliki gelar sarjana,” terangnya.