Pemudik Curi Start Dipantau Ketat

by
Moh Toha, Sekda Kendal

*Pemkab Aktifkan Satgas PPKM Mikro Desa

KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal kembali mengaktifkan Satgas Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tingkat desa. Tujuanya untuk memantau dan mendata para pemudik yang datang ke Kendal sebelum tanggal larangan, 6-17 Mei mendatang, atau curi start mudik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal, Moh Toha mengatakan, untuk mengefektifkan pelaksanaannya, Pemkab Kendal segera menerbitkan Surat Edaran (SE) dalam pekan ini. “Dengan SE tersebut, pemerintah desa bisa menindaklanjutinya hingga ke tingkat RT RW guna mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19,” katanya, Senin (19/4/2021).

Dengan edaran tersebut, Satgas PPKM Mikro Desa nantinya wajib melaporkan siapa saja warganya yang datang dari luar kota, provinsi, hingga luar negeri kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Kendal. “Hal itu berlaku bagi pendatang dalam keadaan sehat ataupun dalam keadaan sakit,” imbuh Toha.

Selain didata, pemudik wajib melampirkan hasil tes rapid antigen yang dilakukan sebelum berkegiatan di lingkungan tempat tinggalnya. Bisa dilakukan di fasilitas kesehatan terdekat dengan biaya sendiri tanpa ada bantuan dari Dinas Kesehatan.

“Sudah ada usulan dari Pak Kapolres dan yang lainnya, yang nekat mudik sebelum tanggal 6 Mei atau istilahnya curi start wajib melampirkan keterangan hasil tes rapid antigen. Biayanya ditanggung pemudik sendiri,” terang Toha.