Operasi PPKM, 6.160 Pelanggar Ditindak

by

KOTA – Sejak diterapkan pada Januari lalu, Tim Satgas Covid-19 Kota Pekalongan telah melakukan penindakan terhadap 6.160 pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kabid Tibum pada Satpol PP Kota Pekalongan, Eko Kristijanto mengungkapkan, penindakan dilakukan di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran operasi diantaranya kompleks Bong Cino, Taman Nurseri, Stadion Hoegeng dan sejumlah titik lain. “Untuk jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan yakni masyarakat yang tidak menggunkan masker,” tuturnya.

Sementara selama Ramadan, dikatakan Eko Satgas Covid-19 akan tetap melaksanakan operasi namun hanya akan dilakukan malam hari dengan beberapa lokasi sasaran yang berpotensi terjadi kerumunan.

Eko menegaskan, operasi PPKM merupakan upaya untuk menanggulangi Covid-19. Sehingga kegiatanya akan tetap dilaksanakan selama Ramadan. “Perbedannya saat Ramadan hanya akan kami gelar malam hari. Minimal setelah salat tarawih. Kalau sebelum Ramadan dilaksanakan siang hari juga,” tuturnya.

Dia mengatakan ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran operasi. Diantaranya pasar burung di Lapangan Sorogenen, serta beberapa toko baju dan mal di Kota Pekalongan. “Saat Ramadan utamanya menjelang Lebaran, saat malam kondisinya lebih ramai karena kegiatan ekonominya berjalan pada malam hari. Sehingga tingkat kerawananya lebih tinggi,” katanya.

Untuk itu dia meminta masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan dalam berkegiatan. “Dalam operasi ini tetap akan ada sanksi bagi yang tidak menerapkan prokes. Tapi sanksinya ringan seperti sanksi administrasi dan push-up,” tandasnya.(nul)