PMII IAIN Pekalongan Adakan ‘Ngaji Ekologi’

by
TADARUS INTELEKTUAL - Pengurus Komisariat PMII Ki Ageng Ganjur IAIN Pekalongan saat mengadakan Tadarus Intelektual di sekretariat Jl Dr Sutomo, Kota Pekalongan. Wahyu Hidayat

KOTA – Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Ki Ageng Ganjur Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan mengadakan kegiatan Tadarus Intelektual “Ngaji Ekologi”.

Kegiatan yang mengambil konsep sarasehan dan diskusi interaktif ini berlangsung selama tiga malam, mulai Kamis (15/4/2021) sampai Sabtu (17/4/2021) dari pukul 20.00 WIB hingga 24.00 WIB, bertempat di Sekretariat PMII Ki Ageng Ganjur, Jalan Dr Sutomo, Kota Pekalongan.

Pelaksana kegiatan ini adalah Taman Baca Serat Ilmu di bawah naungan biro Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) PMII Komisariat Ki Ageng Ganjur.

Tema yang diangkat pada kegiatan ini yakni “Ngaji Ekologi Refleksi Ekologi Pekalongan” dan menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidangnya, yakni Gus Roy Murtadho dan Elok Faiqotul Mutia.

Selain diskusi, acara juga diselingi pembacaan Rotibul Kubro dan di malam terakhir, yakni 17 April mengadakan Nonton Bareng film berjudul ‘Tenggelam dalam Diam’. Kegiatan ini diikuti oleh kader PMII IAIN Pekalongan dan khusus untuk nobar film terbuka untuk umum.

Koordinator Biro PSDA, Riril Widi Handoko mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah supaya memberikan pengetahuan pada peserta terkait ekologi terutama di Pekalongan.

“Agar kita mampu menjawab tantangan zaman terutama hal ekologi. Karena apapun alasannya tanah air harus kita rawat dan dijaga bersama karena tanah air adalah tanggung jawab warga bangsanya,” kata Riril.

Dia menambahkan kegiatan tersebut diberi nama ‘Tadarus Intelektual’ karena berupa pembahasan khusus. “Tadarus kan biasanya lazim di masyarakat disebut sebagai membaca Alquran. Kini tadarus intelektual adalah budaya membaca ilmu pengetahuan melalui kelas-kelas khusus,” Riril menjelaskan.

Kegiatan dilaksanakan selain sebagai program kerja juga untuk memperingati hari lahirnya PMII yang jatuh pada tanggal 17 April.

Sementara itu, Ketua PMII Komisariat Ki Ageng Ganjur, Yazid Akmal menyampaikan harapannya terkait acara ini. Ia berpesan bahwa setiap kader PMII harus selalu belajar dan berproses.

“Semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai disini. Harapannya peserta bisa memahami apa yang disampaikan oleh narasumber dan suatu ketika bisa menganalisis masalah-masalah berkaitan dengan ekologi yang terjadi di daerahnya masing-masing,” tuturnya. (way)