Wujud Pengabdian Masyarakat, PSDKU Dorong Mahasiswanya jadi Duta Kabupaten Batang

by
REPRESENTATIF - Kampus PSDKU Undip Batang yang representatif kini telah berdiri di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, dan efektif dipakai untuk aktivitas perkuliahan. Istimewa

BATANG – Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Diponegoro (Undip) di Kabupaten Batang tidak hanya berkepentingan menghadirkan pendidikan tinggi ilmu komunikasi pada jenjang diploma yang berkualitas secara keilmuan. Lebih dari itu, PSDKU juga menghendaki para mahasiswa dan lulusannya memiliki tanggung jawab dan kepedulian untuk terhadap perkembangan masyarakat dan daerah di mana kampus berada, sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Tidak terkecuali PSDKU Undip di Kabupaten Batang, yang mendorong mahasiswanya untuk mengambil peran sebagai duta Kabupaten Batang. Sebagai duta daerah, para mahasiswa diharaapkan ikut berperan aktif dalam mengeksplorasi potensi Kabupaten Batang serta membantu mempromosikan potensi itu agar semakin berkembang dan diketahui khalayak luas.

Sesuai sindikasi studi, peran tersebut terutama dibebankan di pundak mahasiswa Program Studi Diloma III (D3) Hubungan Masyarakat. Sebab mereka memiliki bekal atau modal keilmuan yang dibutuhkan guna membantu tugas-tugas penyebarluasan informasi ke masyarakat.

“Seluruh mahasiswa PSDKU Undip di Kabupaten Batang diharapkan mengambil peran sebagai duta Kabupaten Batang, ikut ambil bagian dalam mengesplorasi potensi daerah ini sekaligus mempromosikannya ke masyarakat luas. Ini menjadi wujud pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi dan secara spesifik tentu mahasiswa D3 Hubungan Masyarakat memiliki tanggung jawab lebih untuk mengambil peran ini,” kata Ketua Program Studi D3 Hubungan Masyarakat PSDKU Undip Kabupaten Batang, Adi Nugroho, Kamis (16/4/2021), di kampus PSDKU Bandar.

Menurut Adi Nugroho, peran sebagai duta Kabupaten Batang tersebut justru menjadi tantangan pembuktian kompetensi keilmuan mahasiswa D3 Humas. Mereka dituntut mampu mengemas informasi yang efektif tentang Kabupaten Batang untuk disampaikan ke masyarakat luas melalui berbagai media yang ada.

“Ini sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Bahwa di balik peran mereka membantu mempromosikan potensi Kabupaten Batang, para mahasiswa juga otomatis tengah menjadi PR (Public Relations) dari PSDKU Batang itu sendiri,” ujarnya.

Untuk diketahui, mulai April ini PSDKU Undip Batang telah resmi menempati gedung kampus sendiri yang cukup representatif di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar. Pengembangan kampus di Bandar sendiri diyakini akan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, karena potensi tumbuhnya simpul-simpul ekonomi baru, Bandar akan berkembang menjadi pusat keramaian baru.

“Kami meyakini, dengan potensi jumlah mahasiswa PSDKU Undip Batang yang besar, ke depan Kecamatan Bandar dan Kabupaten Batang pada umumnya akan menjadi salah satu pusat pendidikan di Jawa Tengah, bahkan nasional. Karena begitulah sebuah kawasan pendidikan tinggi bekerja, memulai di tempat yang mungkin jauh dari keramaian, tetapi pada akhirnya membentuk ekosistem sosial baru yang ramai juga. Jadi, impian masyarakat yang ingin melihat Kabupaten Batang menjadi kota destinasi pendidikan sangat terbuka lebar peluangya,” jelas Adi Nugroho.

Terlebih, kata dia, Kabupaten Batang juga saat ini tengah bertumbuh dan bertransformasi menjadi daerah industri, seiring pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di wilayah Gringsing, Banyupuputih, dan nantinya sampai Kecamatan Subah dan Tulis. “Ada potensi percepatan kemajuan Batang, dan kami di PSDKU tentu berkomitmen untuk menjadi bagian yang ikut mendorong kemajuan Kabupaten Batang. Sekali lagi, ini menjadi wujud pengabdian kami untuk Kabupaten Batang, daerah di mana kampus ini juga bertumbuh,” pungkasnya. (Swandaru Pradika Wardana)