Tunggakan Perumda Tirta Kajen Rp 4 M

by
PENJELASAN - Direktur Perumda Tirta Kajen, Nur Wachid, saat memberikan penjelasan soal besarnya tunggakan rekening pelanggan, terutama selaamaa pandemi.

*Sebagian Besar Karena Terdampak Pandemi

KAJEN – Tunggakan rekening di Perumda Air Minum (Perumda) Tirta Kajen, Kabupaten Pekalongan, pada tahun 2020 mencapai kurang lebih Rp 4 miliar. Hal itu disampaikan Direktur Perumda Tirta Kajen, Nur Wachid, kemarin.

Jumlah tunggakan sebesar itu meliputi beberapa kriteria, yaitu tunggakan macet, tunggakan aktif, serta tunggakan rekening baru atau rekening bulan Desember yang ditagihkan pada bulan Januari. Adapun salah satu penyebabnya adalah karena dampak dari pandemi Covid-19.

“Karena kalau kemarin itu memang ada dampak dari pandemi, sehingga masyarakat memang efektifitas penagihan atau pembayaran agak menurun dan kita memaklumi hal tersebut,” kata Nur Wachid.

Dikatakan, wilayah yang paling banyak menunggak adalah di Wonokerto dan Jeruksari. Pihaknya terus melakukan mitigasi agar menemukan cara efektif dalam penagihan, mengingat karakter masyarakat berbeda-beda.

“Yang di wilayah Jeruksari itu tunggakan lama, kemudian ada pengambilalihan pengelolaan oleh Pamsimas atau air desa, saya kurang begitu memahami, sehingga ada tagihan yang kita tidak bisa lakukan eksekusi pembayarannya,” kata dia.