Ajak Siswa Kurangi Sampah Plastik

by
DOK - Keseruan siswa-siswi SD Keputran 6 saat beristirahat sebelum pandemi.

KOTA – Maraknya sampah plastik menjadi masalah yang serius dan memprihatinkan. Mengingat sampah plastik menjadi faktor kerusakan ekologi. Penanganan masalah sampah tersebut menjadi tanggung jawab bersama. Pengurangan penggunaan plastik harus dimulai sejak sekarang. Begitu juga dengan pembiasaan mengurangi penggunaan plastik harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak.

Langkah-langkah tersebut telah diterapkan warga sekolah SD Keputran 6 Kota Pekalongan untuk menerapkan Gerakan Bebas Sampah Plastik. Demikian disampaikan Kepala Sekolah SD Negeri Keputran 6 Kota Pekalongan, Farita kepada Radar Pekalongan, Kamis (8/4/2021).

“Gerakan non sampah plastik ini kami terus galakkan saat kami mengikuti Sekolah Adiwiyata, kami mulai menanamkan pada anak-anak didik dan warga sekolah kami untuk tidak menggunakan bungkus makanan yang menggunakan plastik,” ucap Farita.

Farita menjelaskan berbagai upaya telah dilakukan sekolah untuk mewujudkan hal tersebut diantaranya dengan membiasakan anak-anak didik dan seluruh warga sekolah membawa botol (tumbler) minuman atau tempat makan sendiri, reusable bag, dan menggunakan stainless straw. Disamping itu, mengajak anak-anak didik untuk memilah sampah dan mendaur ulang sampah plastik tersebut menjadi barang yang memiliki nilai jual yang tinggi.

“Mereka juga kami ajak untuk mengelola sampah plastik yang sulit tersebut menjadi hasil prakarya yang indah dan bernilai jual tinggi seperti mengubah sampah plastik menjadi tas, pot tanaman, hiasan meja kursi dan sebagainya. Disamping itu, para pedagang sudah dikumpulkan untuk menjajakan jajanan yang memenuhi kriteria kesehatan. Pihak sekolah dan pedagang juga ada kesepakatan untuk mengurangi sampah plastik, tutur Farita.