Gotong Royong Mewujudkan Batang Mandiri dan Sejahtera

by
GOTONG ROYONG - Bupati Wihaji, Wakil Bupati Suyono bersama sejumlah pimpinan OPD dan camat gotong royong membangunkan rumah milik Murodhin (50) warga Dukuh Harjowinangun, Desa Surjo, Kecamatan Bawang, Selasa (6/4/2021).

Menuju Batang Sejahtera
Namun di tengah situasi sulit, berbagai upaya terus diikhtiarkan Pemkab Batang. Selain kebijakan penanganan pandemi Covid-19 yang cukup menguras anggaran, Pemkab juga terus fokus mengawal pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) fase I di Gringsing dan Banyuputih. Pasalnya, selain peluang keteserapan tenaga kerja lokal yang tinggi, ke depan Pemkab Batang juga bisa berharap banyak pada besarnya pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya tidak ingin memberikan janji, tapi insya Allah dalam tiga sampai lima tahun ke depan, Batang akan berubah, perubahan yang signifikan. Ke depan, PAD kita menjadi sangat besar, sehingga Batang bisa lebih mandiri, karena sumber anggaran untuk membangun semakin banyak, tidak melulu mengandalkan Dana Transfer Daerah dari pusat,” jelas Bupati Wihaji.

Senada, optimisme ini pun disampaikan Wakil Bupati Batang, Suyono. Dia pun merinci berkah KITB yang bisa diperoleh Kabupaten Batang. Pertama, potensi kebutuhan tenaga kerja mencapai lebih dari 150 ribu, sehingga tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang sempat naik akibat pandemi akan bisa terkurangi signifikan. Kedua, potensi peningkartan pemerataan pendapatan masyarakat, terutama di sekitar KITB dan wilayah penyangga, sehingga angka kemiskinan juga bisa terkurangi. Ketiga, penataan kota akan menjadi kebijakan jangka panjang, sehingga perwajahan Kabupaten Batang akan semakin baik.

“Kabupaten Batang juga otomatis akan menjadi pusat keramaian baru, lalu lintas orang yang berkunjung ke Batang akan tinggi. Ini bisa menambah tingkat perputaran uang di Batang, dan dampaknya bisa dirasakan masyarakat. Pariwisata bisa kian hidup, begitu pula simpul-simpul ekonomi di sekitar kawasan,” beber Suyono.

Karena itu, banyak investor mulai melirik Batang untuk pengembangan hotel, mall hingga restauran. Wabup pun meminta masyarakat agar mempersiapkan diri, meningkatkan kapasitas dan ketrampilan, agar nantinya bisa ikut ambil bagian dalam perubahan Kabupaten Batang. “Kita tidak ingin Kabupaten Batang sekadar ketempatan gawe pusat, sementara masyarakat kita hanya jadi penonton. Makanya sejak awal kami di pemerintah daerah berjuang agar masyarakat kita bisa mendapatkan manfaat yang besar dari beroperasinya KIT Batang. Insya Allah ke depan Batang semakin mandiri, Batang semakin sejahtera masyarakatnya,” ucap Suyono. (sef)