Gotong Royong Mewujudkan Batang Mandiri dan Sejahtera

by
GOTONG ROYONG - Bupati Wihaji, Wakil Bupati Suyono bersama sejumlah pimpinan OPD dan camat gotong royong membangunkan rumah milik Murodhin (50) warga Dukuh Harjowinangun, Desa Surjo, Kecamatan Bawang, Selasa (6/4/2021).

MASA sulit masih masih membayangi momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Batang ke-55 tahun 2021 ini. Namun di tengah dampak pandemi Covid-19 yang membuat pertumbuhan ekonomi mengalami pelambatan, Pemerintah Kabupaten Batang di bawah kepemimpinan Bupati Dr H Wihaji Sag MPd dan Wakil Bupati H Suyono SIP MSi tetap menyerukan semangat kemandirian untuk menuju Batang sejahtera di 2022.

“Momentum HUT Batang tahun ini masih dalam masa sulit, bagi masyarakat maupun pemerintah daerah. Dampak pandemi masih amat terasa, pertumbuhan ekonomi melambat, bahkan sempat minus kemarin, angka kemiskinaan dan pengangguran terbuka juga mengalami kenaikan, padahal trenya sampai 2019 sangat bagus. Bersyukur bahwa capaian indikator ekonomi makro kita relatif masih lebih baik dari provinsi maupun nasional,” kata Bupati Batang, Wihaji, di sela giat gotong royong membedah rumah warganya yang tak mampu di Bawang bersama Wabup dan pimpinan OPD, Selasa (7/4/2021).

Menghadapi kondisi sulit tersebut, Wihaji menekankan pentingnya dua hal, yakni gotong royong dan kemandirian. Dalam banyak kasus, situasi sulit justru menjelma menjadi pemantif efektif kemandirian sebuah masyarakat.

Pesan ini pula yang coba disampaikan Pemkab Batang saat giat bedah rumah tak layak huni (RTLH) milik Murodhin (50), warga Dukuh Harjowinangun, Desa Surjo, Kecamatan Bawang, Selasa (6/4/2021). Kegiatan yang menjadi rangkaian HUT Batang ke-55 itu terbilang istimewa. Pertama, kalau biasanya bantuan program sejenis hanya Rp 15 juta, Murodhin menerima anggaran total Rp 50 juta. Kedua, anggaran itu juga bukan dari APBD maupun APBN, tapi murni swadaya Bupati, Wabup dan pejabat OPD.

Ketiga, pengerjaan bedah rumah juga dilakukan secara gotong royong, di mana Bupati Wihaji, Wabup Suyono, pimpinan OPD dan para Camat turun tangan gotong royong memperbaiki rumah Murodhin. “Ya inilah potret Kabupaten Batang, gotong royong harus menjadi pondasi nilai untuk membangun, untuk mandiri,” ucap Wihaji.

Sesuai periode, tahun ini Wihaji-Suyono sedang memasuki tahun keempat kepemimpinannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Batang. Adapun tema sentral pembangunan sesuai RPJMD di 2021 ini adalah “Perwujudan kondusivitas, ketentraman wilayah dan toleransi”. Selain menggelorakan gotong royong, tahun ini Pemkab juga tengah membangun dua infrastruktur ikonik Batang, yakni Islamic Center di jalur Pantura Banyuputih, serta penyelesaian GOR Indoor di samping selatan Hutan Kota Rajawali.