Salat Tarawih Di Masjid Diperbolehkan

by
Totok Budi M.

KAJEN – Bulan Ramadan 1442 H/2021 sudah di depan mata. Meskipun di tengah pandemi Covid-19, salat tarawih pada bulan puasa tahun ini diperbolehkan dilaksanakan di masjid atau musala. Syaratnya, protokol kesehatan harus dilaksanakan dengan ketat.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pekalongan Totok Budi M, kemarin, menyatakan, dalam rangka menyambut bulan Ramadan tahun 2021 sudah ada Surat Edaran dari Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2021, tertanggal 5 April 2021. Di surat edaran itu berisi panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M.

“Kaitannya salat tarawih diperbolehkan di masjid dan musala. Dengan catatan jamaahnya maksimal 50 persen dari kapasitas masjid/musala. Protokol kesehatan juga harus ditaati,” ujar Totok.

Menurutnya, dalam salat tarawih harus tetap menjaga jarak aman. Sehingga kapasitas masjid/musala dibatasi maksimal 50 persen.

“Yang kedua, kultum dan pengajian (tadarus Alquran) di dalam masjid boleh. Untuk pengajian atau kultum Ramadan ini maksimal durasinya 15 menit,” terang dia.

Pada prinsipnya, lanjut dia, kegiatan ibadah di bulan Ramadan diperbolehkan dengan syarat protokol kesehatan dipatuhi dengan baik. “Prinsip kegiatan ibadah kalau mentaati protokol kesehatan itu diperbolehkan. Prinsip dasarnya prokes harus ditaati,” kata dia.