Tingkatkan Keamanan, CCTV Polres-Gereja Diaktifkan

by
CEK KESIAPAN - Kapolres Batang, AKBP Edwin Louis Senka, saat mengecek kesiapan Unit Satwa K-9 atau anjing pelacak deteksi bahan peledak di Mapolres Batang, Kamis (1/4/2021).

BATANG – Kepolisian Resor Batang terus berupaya meningkatkan keamanan wilayah pasca insiden bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan dan penembakan warga penyusup yang diduga teroris di Mabes Polri beberapa waktu lalu.

Kapolres Batang, AKBP Edwin Louis Senka mengatakan, pihaknya meningkatkan pengamanan mako lebih ketat dengan mensiagakan petugas dilengkapi senjata laras panjang, anjing pelacak deteksi bahan peledak, kamera pengawas atau CCTV dan penggunaan ‘metal detector’.

“Kami hanya meningkatkan pengamanan yang sudah terlaksana selama ini saja. Saat ini kami menerjunkan juga Unit Satwa K9 atau anjing pelacak deteksi bahan peledak,” tutur Kapolres saat ditemui pada Kamis (1/4/2021).

Dikatakan, pihaknya juga mengecek serta mengaktifkan kembali kamera CCTV di sejumlah Polsek dan Gereja di Kabupaten Batang. “Tadi malam saya mengecek langsung 12 Polsek, saya cek kesiapan body sistem anggota dengan menggunakan body vast lengkap dan senjata,” ujarnya

Tidak hanya di Mapolres dan Polsek, peningkatan penjagaan keamanan juga dilakukan di Asrama Polisi dan lingkungan sekitarnya yang masuk dalam obyek vital.

Adapun untuk pengamanan pada perayaan Paskah, Polres Batang menyiagakan 315 personel dan Unit Satwa K-9 untuk mensterilisasi sejumlah gereja di Kabupaten Batang. Hal itu dilakukan agar para jemaat merasa nyaman dan aman. “Sterilisasi dilakukan anggota Polres bersama K-9 di delapan gereja besar yang menggelar perayaan Paskah,” kata Edwin Louis Sengka.