Pansus II DPRD Bahas Raperda bersama OPD Terkait

by

Pansus II DPRD Kota Pekalongan menggelar rapat kerja dengan beberapa OPD Kota Pekalongan terkait Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, Jumat (19/3/2021) di Ruang kerja Komisi A DPRD Kota Pekalongan.

Salah satu Aset Kekayaan Daerah Kota Pekalongan adalah bangunan Gedung LIK yang ada di Kuripan Kota Pekalongan. Total ada 65 unit Bengkel/kios dan 4 toilet di komplek Gedung LIK Kota Pekalongan yang terdiri dari 7 klaster di dalamnya. Dengan rincian 12 bengkel las, 14 bengkel Body Repair, 10 bengkel Jok Motor, 12 bengkel sepeda motor, 6 bengkel becak/sepeda, 4 bengkel reklame, 7 setra kuliner, dan 4 toilet.

“Per 1 Januari 2021, sudah ada sebagian kios/bengkel yg terpakai. Dari keseluruhan total jumlah bangunan, baru kurang lebih ada 23% yang terpakai. Terkait tarif, mulai bulan Januari sampai Maret blm bisa kita tarik retribusi. Baru mulai bulan April rencananya akan kita ajukan penarikan retribusi. terkait tarif terbaru, bengkel mobil kisaran 1140000/bulan. Penentuan harga itu pun sudah melalui proses bersama.” tutur Kepala Disperinaker Kota Pekalongan, Slamet Haryadi

Ketua Pansus II DPRD Kota Pekalongan, Mofid menanyakan apa dasar penentuan tarif sewa tersebut. Apakah sudah melakukan study ke daerah lainnya yang juga memiliki LIK terkait besaran penentuan biaya sewa disana. “Penentuan tarif sewa apakah sudah sesuai dengan kemampuan penyewa bengkel itu sendiri? Atau sudah kah melakukan study komparasi dengan daerah lain terkait hal tersebut?” kata Mofid

Diharapkan adanya sinkronisasi dari pengelola LIK dengan Penyewa Bengkel/kios nantinya. Jadi bisa selaras dan kawasan LIK pun bisa dimaksimalkan dengan baik sehingga pembangunan aset itu tidak sia sia dan kembali pada kemandirian masyarakat guna menunjang PAD Kota Pekalongan kedepannya. (nul)