TMMD Sengkuyung di Desa Kebonrowo Pucang Tumbuhkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

by

KARANGDADAP – TMMD Sengkuyung Tahap 1 TA. 2021 di Desa Kebonrowo Pucang Kecamatan Karangdadap secara resmi ditutup oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Rabu (31/3/2021).

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat diwawancarai menerangkan bahwa kegiatan TMMD ini merupakan wujud nyata Bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral antar Kementerian, Pemerintah Daerah serta komponen masyarakat sebagai upaya mendukung pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah tertinggal, terpencil dan terisolir serta diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Bupati Asip sendiri menilai bahwa TMMD yang selama ini berjalan di Kabupaten Pekalongan selama ini berjalan dengan baik, terpenting yakni adanya proses partipasi dari masyarakat yang mendukung kegiatan TMMD.

“Ini perlu kita pertahankan, solidaritas dari TNI, masyarakat dan semua elemen bisa dijadikan barometer tersendiri untuk keberhasilan TMMD,” ujarnya.

Disamping capaian secara fisik seperti pembangunan jembatan, pengaspalan jalan penghubung antar desa, membuat bronjong dan membuat plat dekker, ada juga capaian lain secara non fisik. “Tentunya TMMD seperti ini akan terus dikembangkan diseluruh wilayah Kabupaten Pekalongan,” tuturnya.

Bupati Asip Kholbihi berpesan masyarakat bisa menggunakan dengan sebaik-baiknya serta merawat kegiatan fisik yang telah dikerjakan dalam TMMD agar tujuan dan sasaran yang diinginkan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

“Semoga bisa membantu aksebilitas untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan sosial dan aktivitas lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Dandim 0710/Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan menyampaikan bahwa kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap 1 TA. 2021 di Desa Kebonrowo Pucang Kecamatan Karangdadap pelaksanaan telah selesai dan tepat waktu tanda ada kendala apapun.

Kegiatan fisik seperti pengaspalan jalan sepanjang 790 M dengan lebar 3 M, Pembangunan jembatan dengan Panjang 6 M lebar 4 M, Pembangunan Bronjong dengan panjang 24 M dan tinggi 2,5 M serta pembuatan plat dekker panjang 4 M lebar 1,2 M semuanya telah diselesaikan.

Selain sasaran fisik, juga ada sasaran non fisik seperti penyuluhan tentang wawasan kebangsaan oleh Kodim, penyuluhan capil dan kependudukan, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan perlindungan anak, penyuluhan kesehatan tentang bahaya COVID-09 dan penyuluhan lainnya.

“Pembangunan non fisik ini juga sangat dibutuhkan dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat terutama dalam menangkal bahaya seperti pandemi COVID-19 yang merupakan ancaman stabilitas kesehatan nasional,” jelasnya.

Dandim juga berpesan bahwa setelah selesainya TMMD Sengkuyung ini agar semoga bisa bermanfaat untuk membantu jalur perekonomian masyarakat. Serta masyarakat juga dapat memelihara pekerjaan yang telah selesai dikerjakan.

Salah satu warga mewakili masyarakat desa Kebonrowo pucang menyampaikan rasa bangga dan bahagia serta ucapan terimakasih kepada pemda kabupaten Pekalongan dan Kodim 0710/Pekalongan yang telah melaksanakan kegiatan TMMD Sengkuyung I di desanya.

“Kami sangat merasakan manfaatnya dan terbantu. Mudah-mudahan ini semua dapat kami manfaatkan sebaik-baiknya,” ungkap perwakilan warga.