Asip-Arini Bawa Kesejahteraan

by
BERI SAMBUTAN - Bupati Asip Kholbihi memberi sambutan saat musrenbang tingkat kabupaten di Aula Lantai 1 Setda, kemarin.

Terlihat Capaian Beberapa Indikator di Musrembang

Lima tahun menjabat sebagai kepala daerah, pasangan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dan Wabup Arini Harimurti telah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini bisa dilihat dari capaian beberapa indikator yang ada, baik di bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertumbuhan ekonomi, dan lainnya. Capaian peningkatan kesejahteraan itu disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat memberikan sambutan penekanan dalam Musrenbang tingkat kabupaten di Aula Lantai 1 Setda, Selasa (30/3/2021).

“Alhamdulilah, saya dan Bu Wakil memimpin Kabupaten Pekalongan dengan segala kekurangan dan kelebihan sudah mulai menampakkan nilai-nilai kesejahteraan yang setidaknya bisa kita ukur melalui pendekatan statistik,”ujar Bupati.

Indikatornya antara lain angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan sebelum Covid-19 cukup tinggi (melebihi Jateng dan nasional), penurunan angka kemiskinan dari double digit ke single digit, perbaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta bagaimana pemkab menjaga inflasi.

Di bidang infrastruktur yang menjadi tolak ukur kesejahteraan masyarakat secara umum, lanjut Bupati, juga berkembang dengan baik. “Alhamdulilah sampai tahun 2020 ini, kondisi jalan kita sudah 93 persen. Infrastruktur sisa hanya 7 persen,” ungkap Bupati.

Di bidang kesehatan, yang merupakan sarana pokok untuk bisa mengukur kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan, coverage terhadap kepesertaan kartu kesehatan sudah 82% dari penduduk Kabupaten Pekalongan. Sebanyak 796.530 orang sudah dapat kartu kesehatan. Hanya menyisakan 163.320 orang.

“Di bidang pendidikan, kualitas pendidikan kita berjalan ke arah lebih baik,” paparnya.

Tidak hanya itu, dikatakan pula bahwa masyarakat membutuhkan hal lain. “Pada lima tahun terakhir, pemerintahan kami membangun Infrastruktur ekonomi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan pendapatan rasio bruto. Income perkapita kita naik signifikan dari Rp 20 juta per tahun per kapita, naik menjadi Rp 25 juta,” terang dia.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk berpartisipasi. “Alhamdulilah selama lima tahun ini tidak ada gejolak. Partisipasi publik kita buka. Demokratisasi kita berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Selanjutnya, Bupati juga menekankan hal lain yang perlu dicatat, yakni pada tahun 2022 nanti kawasan industri atau lokasi berdirinya industri sesuai dengan Perda yang baru akan segera efektif. “Hari ini sudah ada beberapa pelaku industri yang sedang menanamkan modal di Kabupaten Pekalongan. Saya meyakini ini bisa menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Kita juga telah berhasil mengakselerasi, menfasilitasi, melakukan regulasi yang menghadirkan setidaknya lima atau delapan perguruan tinggi baru, sehingga secara ekonomi juga menghadirkan kutub pertumbuhan ekonomi baru,” ungkapnya.

Bupati berharap secara teknokratif musrembang akan menghantarkan transisi pemerintahan pada bulan Juni nanti.
Sementara itu, Wakil Bupati Arini Harimurti mengajak semua peserta musrenbang mendukung pemerintahan yang baru nanti.

”Saya juga ingin menyampaikan bahwa pendanaan kita sangat terbatas. Sedangkan saat ini adalah masa transisi. Oleh karena itu dalam musrenbang kali ini, selain memadukan program, juga saya harapkan sebagai forum untuk menyatukan pemahaman dan pengertian kita bersama. Banyak sekali kegiatan-kegiatan yang ingin kita lakukan, namun tentu saja kita harus pandai dalam menentukan skala prioritas. Dan setelah itu kita harus,” pesan Arini.