Radar Kajen

1.480 PPDP Coklit 7.400 Rumah

Coklit Kab Pekalongan

COKLIT – Petugas PPDB melakukan gerakan serentak Pencocokan dan Penelitian (Coklit) ke Kediaman Bupati Pekalongan, di Dukuh Kranji, Kedungwuni Timur, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (20/1).
MUHAMMAD HADIYAN

Diawali di Kediaman Bupati dan Wabup

Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Kabupaten Pekalongan sebanyak 1.480 ditargetkan melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) terhadap 7.400 rumah, dengan 29.600 pemilih, atau 4,3 persen, dari jumlah pemilih secara keseluruhan.

Usai apel pembukaan gerakan Coklit serentak, di Kesesi, Sabtu (20/1), petugas PPDB melakukan gerakan serentak Pencocokan dan Penelitian (Coklit) identitas pemilik suara. Kediaman Bupati Asip Kholbihi dan Wakil Bupati Arini Harimurti menjadi sasaran pertama petugas.

Kediaman Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dan Wakil Bupati Arini Harimurti menjadi sasaran pertama para petugas yang melakukan Coklit identitas pemilik suara. Semua petugas berhasil menemui langsung orang nomor satu dan dua di Kabupaten Pekalongan itu. Petugas pun tak canggung melakukan pendataan.

Kediaman keluarga Bupati Pekalongan di Dukuh Kranji, Kelurahan Kedungwuni Timur, sesuai dengan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 14, dilakukan Coklit secara langsung oleh petugas PPDP, Aqilatul Mufrida, bersama tim.

Hal sama juga dilakukan Maria Ulfah, petugas PPDP yang melakukan Coklit secara langsung dan serentak di kediaman keluarga Wakil Bupati Pekalongan, di Desa Tegaldowo, Kecamatan Tirto, sesuai dengan TPS yang akan digunakan yakni TPS 2.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi pada saat memberikan data dalam pencocokan dan penelitian tersebut, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik langkah cekatan dari para petugas yang melaksanakan aksi serentak.

“Coklit yang dilakukan sekarang ini adalah serentak. Sehingga untuk mencocokkan dan meniliti data pemilik suara, termasuk saya juga didatangi. Saya menyambut baik langkah cekatan dari petugas yang sigap ini,” ujar Asip.

Bupati mengajak masyarakat untuk dapat mempermudah kegiatan petugas di lapangan dan memberikan data sebenar-benarnya, agar bisa dicocokkan dan diteliti.

“Mari sukseskan Pilkada 2018. Hari ini dilakukan gerakan Coklit data pemilih oleh tim KPU Kabupaten Pekalongan dan PPDP,” terang Asip.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Mudasir mengatakan, kesiapan KPU setempat dalam penyelenggaraan Pilgub sudah mulai dari bagaimana regulasi yang telah dijalankannya. Saat ini, pencocokan data pemilih (Coklit) sudah dimulai dan akan berakhir sampai 18 Februari mendatang. Sasarannya adalah seluruh warga Kabupaten Pekalongan yang sudah masuk ke dalam DP4 dan memiliki dokumen kependudukan.

“Apabila belum, nanti akan kita serahkan ke Pemda, dalam hal ini adalah Disdukcapil,” kata Mudasir.

Dikatakan, Coklit ini merupakan salah satu upaya KPU untuk membentuk daftar pemilih tetap (DPT) yang memiliki akurasi tinggi. “Diharapkan, ada kepastian bahwa seluruh warga Kabupaten Pekalongan dapat tercoklit. Karena ini Coklit adalah pintu masuk untuk bisa mendata seluruh warga Kabupaten Pekalongan agar masuk dalam daftar pemilih,” tandasnya. (yan)

Penulis: M. Hadiyan & Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments