Wali Kota Ajak Gapeksindo Benahi Kualitas Proyek Pembangunan

by
FOTO BERSAMA - Pengurus DPC Gapeksindo Kota Pekalongan berfoto bersama Wali Kota, A Afzan Arslan Djunaid usai pengukuhan pengurus di Hotel Horison, Selasa (16/3/2021).

KOTA – Pengurus DPC Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Kota Pekalongan, resmi dikukuhkan. Diketuai oleh Masruri Muhammad, jajaran pengurus Gapeksindo Kota Pekalongan dikukuhkan oleh Wakil Ketua I DPD Gapeksindo Provinsi Jawa Tengah, Richard Hutagaul dalam kegiatan yang digelar di Hotel Horison, Selasa (16/3/2021).

Pengukuhan pengurus tersebut, dihadiri langsung oleh Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid. Dalam sambutanya dalam kegiatan, Wali Kota mengajak Gapeksindo untuk membenahi kualitas proyek pembangunan di lingkungan Pemkot Pekalongan. Dikatakan Wali Kota, pada masa pemerintahanya saat ini dirinya ingin mengutamakan kualitas proyek dalam setiap pembangunan.

“Proyek-proyek milik pemerintah ini anggaranya lebih besar tapi kualitasnya tidak lebih baik. Sehingga ini akan kami kejar terus, evaluasi terus agar kualitas ini menjadi yang utama. Pemerintah juga membutuhkan mitra agar pembangunan dapat berjalan sehingga harapanya Gapeksindo ini bisa menjadi mitra pemerintah dan dapat bersama memperbaiki kualitas setiap proyek pembangunan,” tutur Wali Kota.

Aaf, sapaan akrab Wali Kota, juga berpesan agar Gapeksindo bisa lebih ketat dalam memperhatikan kualitas proyek pembangunan. Termasuk untuk menindak jika terdapat anggota yang ‘nakal’. “Dalam setiap organisasi pasti ada anggota yang ‘nakal’. Tapi pengurus harus lebih ketat dalam bertindak karena bisa berdampak pada organisasi,” katanya.

Wali Kota menyatakan, saat ini usaha bidang konstruksi menjadi salah satu yang terdampak pandemi Covid-19 dan belum dapat berjalan normal. Sebab Pemkot sendiri masih terus melakukan refocusing anggaran yang berdampak pada alokasi anggaran untuk pembangunan. “Pemkot sendiri masih harus merefocusing anggaran yang tahun ini mencapai Rp 52 miliar. Kami harus memutar otak untuk mencari anggaran yang dipotong. Semoga pandemi bisa segera berakhir dan semua bisa kembali seperti semula termasuk usaha bidang konstruksi,” harapnya.