Separo Badan Jalan Longsor

oleh -
JALAN AMBLES - Separo badan jalan di Desa Rengas, Kecamatan Kedungwuni ambles sedalam sekitar 2 meter akibat longsor tergerus pusaran arus Sungai Sengkarang.

KEDUNGWUNI – Lebih dari separo badan jalan di Desa Rengas, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan ambles karena longsor tergerus arus Sungai Sengkarang. Jalan penghubung Desa Rengas, Kecamatan Kedungwuni ke Desa Wuled, Kecamatan Tirto ini hanya bisa dilintasi satu sepeda motor. Padahal semula bisa dilalui dua mobil dari arah berlawanan.

Abdurahman, warga setempat, Senin (15/3/2021), mengatakan, lebar jalan itu semula sekitar 5 meter lebih. Jalan awalnya bisa dilalui dua mobil dari arah berlawanan. Jalan itu kini ambles sedalam 2 meter dengan panjang 20-an meter.

“Sekarang motor pun kalau mau lewat harus gantian. Tidak bisa dua arah sekaligus,” kata dia.

Jalan ini terletak persis di sebelah Sungai Sengkarang di Desa Rengas. Jika dari arah Kedungwuni, sebelah kanan jalan langsung berbatasan dengan halaman rumah warga. Meski tinggal persis di pinggir jalan ini, Abdurahman tidak pernah melihat detik-detik terjadinya longsor. Katanya, longsor ini tidak terjadi sekali waktu. Mulanya hanya sedikit dan di satu titik. “Longsornya bertahap merembet ke arah utara. Kira-kira selama semingguan ini,” terang dia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-Taru) Kabupaten Pekalongan telah meninjau lokasi longsor di Desa Rengas tersebut. Kepala BPBD Budi Rahardjo menyebut, tanah di jalan itu memang labil.

“Di sana terdapat pusaran air Sungai Sengkarang yang bersentuhan dengan struktur jalan,” terang dia.
Ia mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan DPU-Taru untuk perbaikan jalan tersebut. “Sementara sudah saya sarankan pemerintah desa setempat untuk menutup jalan tersebut,” kata dia. (had)